Mewujudkan Arsitektur Berkelanjutan Berbasis Komunitas: Pusat Wisata Edukasi Budaya Sunda di Jatihurip, Sumedang
Keywords:
Arsitektur Neo-Vernakular, Budaya Sunda, Community-Based Tourism, Pemberdayaan Masyarakat, Wisata EdukasiAbstract
Penelitian ini membahas perancangan Pusat Wisata Edukasi Budaya Sunda di Jatihurip, Sumedang dengan pendekatan Community-Based Tourism (CBT). Kabupaten Sumedang dikenal sebagai daerah yang kaya akan nilai budaya Sunda, namun belum memiliki fasilitas yang mampu mewadahi edukasi dan pelestarian budaya secara terpadu. Melalui pendekatan CBT, masyarakat lokal dilibatkan sebagai subjek utama dalam pengelolaan wisata, sehingga tercipta keberlanjutan sosial, ekonomi, dan budaya. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur, dan analisis tapak untuk merumuskan konsep perancangan berbasis partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip CBT mampu menghasilkan rancangan kawasan yang tidak hanya edukatif dan rekreatif, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Adapun konsep arsitektur Neo-Vernakular diterapkan untuk memperkuat identitas budaya lokal melalui bentuk, material, dan tata ruang yang harmonis dengan lingkungan. Desain akhir menghasilkan rancangan kawasan dengan zona edukasi, pertunjukan, kuliner, dan ruang publik yang terintegrasi dalam tata ruang yang berkelanjutan dan berkarakter Sunda.
References
A. Thohir, “Sumedang Puseur Budaya Sunda: Kajian Sejarah Lokal.,” Digital Library UIN Sunan Gunung Djati, 2013. [Online]. Available: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/42140
“Sumedang Butuh Saung Budaya Sunda,” ANTARA. Accessed: Sep. 08, 2025. [Online]. Available: https://www.antaranews.com/berita/222587/sumedang-butuh-saung-budaya-sunda?
A. Gunawan, “Geo Teater Suguhkan Banyak Pertunjukan,” Pemerintah Kabupaten Sumedang. [Online]. Available: https://sumedangkab.go.id/berita/detail/geo-teater-suguhkan-banyak-pertunjukan
“Malam Mingguan di Culture Creative Jatihurip, Dari Warga Untuk Warga,” Inimah Sumedang. [Online]. Available: https://inimahsumedang.com/malam-mingguan-di-culture-creative-jatihurip-dari-warga-untuk-warga/?
Tarmedi, “Meningkat, Kunjungan Wisata ke Sumedang Capai 130 Ribu,” Sumedang Ekspres. Accessed: Sep. 08, 2025. [Online]. Available: https://sumedang.jabarekspres.com/2025/04/16/meningkat-kunjungan-wisata-ke-sumedang-capai-130-ribu/?
S. endah Nurhidayanti, “Community Based Tourism (CBT) sebagai Pendekatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan,” Unair.ac.id, pp. 5–6.
T. Z. Prayoga, F. Rahmiati, G. Amin, F. Goenadhi, and M. Hariri, “Boosting Local Economy through Tourism: Community-Based Tourism on Cultural Tourism Activities,” ijss, vol. 5, no. 2, pp. 499–511, Jun. 2024, doi: 10.61194/ijss.v5i2.1146.
D. Penulis, “Aceh yang meliputi gedung teater tertutup, gedung teater terbuka, gedung pameran, gedung sanggar dan latihan, wisma, kantin serta kantor pengelola. Berikut adalah kondisi Taman Budaya Aceh eksisting berdasarkan survey lapangan.”.
R. Darmawan and K. Nur, “Pengembangan Aktivitas Wisata Edukasi Bahari Di Pulau Pari,” vol. Volume 4, Nomor 1, pp. 49–58, Mei2024.
L. A. Jackson, “Community-Based Tourism: A Catalyst for Achieving the United Nations Sustainable Development Goals One and Eight,” MDPI, vol. No. 6 2025, p. 20.
Komunitas Arsitektur, “Pariwisata Berbasis Masyarakat,” Rethinking The future. [Online]. Available: https://www.re-thinkingthefuture.com/architectural-community/a10999-community-based-tourism/?
“Konsep Desain Arsitektur Neo Vernakular,” Arsimedia. Accessed: Sep. 10, 2025. [Online]. Available: https://www.arsimedia.com/2019/05/pengertian-konsep-desain-arsitektur-neo.html
C. Dhiya Fauzan Widi and L. Prayogi, “Penerapan Arsitektur Neo – Vernakular Pada Bangunan Fasilitas Budaya Dan Hiburan,” Jurnal Arsitektur Zonasi, vol. Volume 3-Nomor 3, p. 383, Oktober 2020.
“Saung Angklung Udjo.” [Online]. Available: https://angklung-udjo.co.id/
S. Kusumawardhani, “Penerapan Prinsip Arsitektur Hijau pada Lumbung Padi Vernakular Kasepuhan Gelar Alam - Sukabumi, Indonesia: Warisan Kearifan Lokal yang Berkelanjutan,” wcr, vol. 10, no. 2, pp. 86–95, Nov. 2024, doi: 10.34010/wcr.v10i2.13470.
F. G. Purbo, E. Elviana, and R. T. Maharani, “Analisis Penerapan Arsitektur Neo-Vernakular Pada Resort Djati Lounge & Djoglo Bungalow,” DEARSIP, vol. 4, no. 02, pp. 1–11, Nov. 2024, doi: 10.52166/dearsip.v4i02.6454.