Rancang Bangun Mesin Pencacah Limbah Organik Dengan Kapasitas 15 kg/jam

Authors

  • I Gede Eka Lesmana Universitas Pancasila
  • Melvin Natael Tambunan Universitas Pancasila
  • Muhammad Haikal Tegar Universitas Pancasila
  • Rovida Hartantrie Universitas Pancasila

Keywords:

sampah, limbah, Pahl and Beitz, Mesin, Lingkungan

Abstract

Sisa buah dan sayuran yang tidak layak dijual banyak terdapat di sekitar pasar menjadi faktor terbentuknya limbah sampah yang jika tidak diolah dengan baik dapat membusuk dan mengakibatkan pencemaran lingkungan. Pengolahan sampah organik memerlukan teknologi tepat guna untuk mengurangi volume limbah dan mempercepat proses dekomposisi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mesin pencacah sampah organik yang efektif, efisien, dan mudah dioperasikan untuk skala rumah tangga maupun komunitas keci. Proses perancangan menggunakan metode Pahl and Beitz yang dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan, merancang konsep hingga dan menentukan varian terpilih yang sesuai dengan kebutuhan.Mesin dirancang menggunakan meliputi motor listrik sebesar 1/2 HP, pulley, belt, poros, rangka, dan mata pisau pencacah. Hasil pengujian terhadap fungsi pencacahan dilakukan untuk dua macam sampah sebagai bahan baku yaitu sayuran yang menghasilkan cacahan dengan ukuran antara 0,9 – 15 cm  sebanyak 3,6 kg per jam, dan dapat menyaring 50% kadar air dari hasil cacahan yang telah di cacah.

References

M. Afrizal., “Rancang Bangun Alat Pencacah Sampah Organik Menggunakan Motor Bensin Sebagai Penggerak”, Program Studi Teknik Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram, Mataram, 2019.

Halillurrahman., "Sistem Pengelolaan Sampah Pasar Pagesangan Kota Mataram", Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram, Mataram, 2020.

E. Supriyanto, ““Manufaktur Dalam Dunia Teknik Industri",” J. Ind. Elektro dan Penerbangan, vol. 3, no. 3, p. 1, 2020

N. Nugraha, D. S. Pratama, S. Sopian, and N. Roberto, “Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga,” in Jurnal Rekayasa Hijau, vol. 3, no. 3, 2020, pp. 169–178

Rosmin., “Gambaran penngelolaan sampah rumah tangga di desa karumbu kecamatan langgudu", Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang, Kupang, 2019.

I. S. Tangoi., “Studi Pengelolaan Sampah di Kawasan Pedesaan Berdasarkan Hasil Persepsi dan Perilaku Masyarakat (Studi Kasus: Desa Bunggalo)”, Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2021

I Gusti Ngurah Puger., “Sampah Organik, Kompos, Pemanasan Global,Dan Penanaman Aglaonema Di Pekarangan”. Agro Bali (Agricultural Journal), vol. 1, no. 2, pp. 127–136, 2018.

Dinas, “Optimalisasi ‘Mesin Pencacah Sampah Organik’ Oleh Dinas Perdagangan untuk Mengurangi Sampah Organik di Pasar Giwangan”, Dinas Perdagangan.

Jasman, Sirama, and D. Yantony, “Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik untuk Menghasilkan Bahan Pupuk Kompos”, JVTMFL, vol. 2, no. 2, pp. 1–10, Oct. 2023.

F. Syarifuddin, F. Maghfura, dan Windarta, “Rancang Bangun Mesin Pencacah Sekaligus Mixer Limbah Daun dan Ranting dengan Menggunakan 4 Buah Pisau untuk Pupuk Humus,” Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK), e-ISSN: 2460-8416, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Downloads

Published

2026-01-25

Issue

Section

Sub Tema 1: Inovasi dan Rekayasa Industri Berkelanjutan