Pendekatan Potensi Sejarah Cirebon Untuk Perancangan Museum Maritim Di Kota Cirebon

Authors

  • saskia nilnasalsabila universitas pancasila
  • Dini Rosmalia

Keywords:

Cirebon, sejarah maritim, arsitektur pesisir, museum maritim, identitas lokal

Abstract

Kota Cirebon merupakan salah satu kota pesisir di jalur pantai utara Jawa Barat yang memiliki peran penting dalam perkembangan sejarah maritim Indonesia. Sejak masa Kesultanan Cirebon pada abad ke-15, kawasan ini berkembang sebagai pelabuhan strategis dalam jaringan perdagangan laut Nusantara dan jalur sutra maritim. Potensi sejarah tersebut menjadi dasar penting dalam perancangan Museum Maritim Cirebon yang bertujuan untuk melestarikan nilai sejarah kemaritiman serta memperkuat identitas Cirebon sebagai kota pelabuhan bersejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, studi tapak, dan studi preseden bangunan bertema pesisi. Lokasi perancangan berada di Kecamatan Lemahwungkuk, kawasan pesisir yang dekat dengan laut namun tidak memiliki pandangan langsung ke arah laut, sehingga tema pesisir diterapkan secara konseptual melalui elemen arsitektur dan lanskap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sejarah dan penerapan prinsip arsitektur pesisir mampu menghasilkan rancangan museum yang kontekstual, adaptif terhadap iklim tropis, serta representatif terhadap nilai-nilai budaya maritim. Desain bangunan mengintegrasikan fungsi edukatif, rekreatif, dan konservatif melalui zonasi ruang yang efisien, tata massa yang terinspirasi bentuk gelombang laut, dan pemilihan material alami yang sesuai dengan karakter pantai. Rancangan ini diharapkan menjadi ikon arsitektur pesisir yang memperkuat citra Kota Cirebon sebagai pusat sejarah maritim nasional.

Downloads

Published

2026-01-25

Issue

Section

Sub Tema 3: Arsitektur dan Tata Ruang Cerdas Berbasis Keberlanjutan