Penerapan Prinsip Arsitektur Berkelanjutan pada Perancangan Sekolah Menengah Atas di Kota Depok sebagai Upaya Mewujudkan Tata Ruang Cerdas dan Ramah Lingkungan
Keywords:
arsitektur berkelanjutan, sekolah menengah atas, efisiensi energi, ramah lingkungan, depokAbstract
Pertumbuhan penduduk di Kota Depok berdampak pada meningkatnya kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan yang memadai. Namun, belum semua sekolah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok dengan menerapkan prinsip arsitektur berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan lingkungan belajar yang efisien, sehat, dan ramah lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, studi preseden, observasi lapangan, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip arsitektur berkelanjutan dapat diwujudkan melalui efisiensi energi (pencahayaan alami, ventilasi silang), pengelolaan air (daur ulang air hujan), pemilihan material ramah lingkungan, serta keselarasan desain terhadap konteks tapak dan sosial-budaya setempat. Penerapan prinsip tersebut tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan efisiensi operasional sekolah, sehingga mendukung terciptanya tata ruang pendidikan yang cerdas dan berkelanjutan.
References
A. Yaneri, V. Suviani, dan N. Vonika, “Analisis Penyebab Anak Putus Sekolah Bagi Keluarga Miskin (Studi Kasus Anak Usia Sekolah Pada Keluarga Miskin di Kampung Lio Kota Depok),” J. Ilm. Perlindungan Dan Pemberdaya. Sos. Lindayasos, vol. 4, no. 1, Agu 2024, doi: 10.31595/lindayasos.v4i1.554.
B. P. Badan Pusat Statistik, “Statistik Pendidikan 2024,” vol. 13.
B. P. Badan Pusat Statistik, “Jumlah Sekolah, Guru, dan Murid Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Menurut Kecamatan di Kota Depok, 2023/2024”, [Daring]. Tersedia pada: https://depokkota.bps.go.id/id/statistics-table/3/YTFsRmNubEhOWE5ZTUZsdWVHOHhMMFpPWm5VMFp6MDkjMw==/number-of-schools--teachers--and-pupils-in-upper-secondary-schools-under-the-ministry-of-education--culture--research--and-technology-by-district-in-depok-municipality--2019.html?year=2023
Departemen Statistika, FMIPA, Universitas IPB, “Analisis Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Kota Depok 2024,” 2024.
M. Warsono, “Strategi Pigeltik Menuju Sekolah Adiwiyata Di Smp Negeri 4 Bobotsari Purbalingga,” Soc. Humanit. Educ. Stud. SHEs Conf. Ser., vol. 4, no. 2, Mar 2021, doi: 10.20961/shes.v4i2.49952.
Kemendikbudristek, “Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2022”.
B. S. Badan Standardisasi Nasional, “SNI-03-1733-2004 tentang Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan,” 2004.
B. Sudibyo, “Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana Dan Prasarana Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (Sd/Mi), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (Smp/Mts), Dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (Sma/Ma)”.
S. Hidayatulloh, “Kajian Prinsip Arsitektur Berkelanjutan Pada Bangunan Perkantoran (Studi Kasus: Gedung Utama Kementrian Pupr),” vol. 5, 2022.
S. H. Saputra dan S. Rukayah, “Penerapan Konsep Sustainable Architecture Pada Bangunan Gedung Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang,” J. Arsit. ARCADE, vol. 8, no. 1, hlm. 98–104, Mar 2024, doi: 10.31848/arcade.v8i1.3404.