ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN DAN PERCEPATAN PROYEK TERHADAP PEKERJAAN VARIATION ORDER MENGGUNAKAN METODE CRASH (Studi Kasus: Proyek Sekolahan XYZ)

Authors

  • Sitab Kurniawati Manao Universitas Pancasila
  • Azaria Andreas Dosen Universitas Pancasila

Abstract

Proyek konstruksi sering menghadapi tantangan terkait keterlambatan maupun percepatan pekerjaan, khususnya ketika terdapat perubahan pekerjaan (variation order) yang berdampak signifikan terhadap jadwal pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan dan percepatan proyek pada pekerjaan variation order menggunakan metode crash, dengan studi kasus pada Proyek Sekolahan XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melalui pengumpulan data primer dari observasi lapangan, wawancara, serta kuesioner kepada pihak-pihak terkait di proyek. Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi faktor dominan penyebab keterlambatan dan percepatan, serta mengevaluasi efektivitas metode crash dalam menangani pekerjaan variation order. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kesalahan perencanaan, kurangnya koordinasi, dan perubahan desain, serta faktor eksternal seperti cuaca dan ketersediaan material, merupakan penyebab utama keterlambatan. Sementara, percepatan dapat dicapai melalui penambahan sumber daya, kerja lembur, dan penjadwalan ulang pekerjaan. Penerapan metode crash terbukti mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan variation order, meskipun memerlukan tambahan biaya dan manajemen sumber daya yang optimal. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pihak pelaksana proyek dalam upaya meminimalisir risiko keterlambatan serta meningkatkan efektivitas percepatan proyek di masa mendatang.

Kata kunci: Keterlambatan Proyek, Percepatan Proyek, Variation Order, Metode Crash, Manajemen Konstruksi.

Downloads

Published

2026-01-25

Issue

Section

Sub Tema 2: Infrastruktur dan Ketahanan Lingkungan