Penerapan Teknik Equivalence Partitioning untuk Pengujian Black box: Studi Kasus Opencart
Abstract
Abstrak. Platform e-commerce seperti OpenCart memegang peran krusial dalam bisnis modern, namun sangat rentan terhadap kesalahan fungsional pada modul input pengguna. Keandalan fungsional, terutama pada keranjang belanja, berdampak langsung pada kepercayaan pengguna dan kesuksesan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode pengujian Black box dengan teknik Equivalence Partitioning (EP) untuk mengevaluasi fungsionalitas modul keranjang belanja OpenCart. Metodologi penelitian berfokus pada perancangan dan eksekusi kasus uji berdasarkan partisi valid dan invalid pada field input Quantity dan Coupon Code. Berdasarkan tujuh kasus uji yang dieksekusi penelitian ini menghasilkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 57,14%, dengan mengidentifikasi tiga bug fungsional yang menunjukan kegagalan terkait input, di mana sistem gagal memberikan pesan error yang memadai untuk data invalid. Sementara itu, 4 kasus uji lainnya menunjukan keberhasilan fungsional sistem yang berjalan sesuai harapan. Disimpulkan bahwa teknik Equivalence Partitioning terbukti efektif dan efisien dalam menemukan kegagalan fungsional pada modul keranjang belanja OpenCart.
Kata kunci— E-Commerce, Pengujian Black box, Equivalence Partitioning, OpenCart.