https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/issue/feedProsiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)2026-01-20T00:00:00+00:00Open Journal Systems<p><strong>Seminar Rekayasa Teknologi (SEMRESTEK) </strong>merupakan seminar nasional tahunan untuk mempertemukan ilmuwan, akademisi, periset, perekayasa, praktisi industri dan kalangan pemerintah untuk saling bertukar informasi dan berbagi pengalaman guna menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dinamis.</p> <p>Pembangunan perkotaan yang pesat dan tantangan lingkungan yang semakin mendesak menuntut adanya pendekatan baru dalam perencanaan dan pengelolaan kota. Konsep pembangunan berkelanjutan menjadi semakin penting, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan dampak perubahan iklim, keterbatasan sumber daya alam, serta kebutuhan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang layak huni dan efisien. Dalam era globalisasi dan urbanisasi yang semakin pesat, tantangan pembangunan perkotaan menjadi isu yang mendesak untuk ditangani. Perkotaan modern dihadapkan pada berbagai permasalahan seperti kemacetan lalu lintas, polusi udara, akses air bersih, kemiskinan, hingga ketimpangan sosial. Sebagai respons terhadap tantangan ini, PBB melalui Sustainable Development Goals (SDGs) menetapkan tujuan pembangunan berkelanjutan yang salah satunya adalah SDG 11, yaitu "Membangun Kota dan Pemukiman yang Inklusif, Aman, Tangguh, dan Berkelanjutan".</p>https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/402Mewujudkan Arsitektur Berkelanjutan Berbasis Komunitas: Pusat Wisata Edukasi Budaya Sunda di Jatihurip, Sumedang2025-12-01T23:47:02+00:00Sinta Purnamasari4122210055@univpancasila.ac.idCynthia Puspitasaricynthia@univpancasila.ac.id<p>Penelitian ini membahas perancangan Pusat Wisata Edukasi Budaya Sunda di Jatihurip, Sumedang dengan pendekatan <em>Community-Based Tourism</em> (CBT). Kabupaten Sumedang dikenal sebagai daerah yang kaya akan nilai budaya Sunda, namun belum memiliki fasilitas yang mampu mewadahi edukasi dan pelestarian budaya secara terpadu. Melalui pendekatan CBT, masyarakat lokal dilibatkan sebagai subjek utama dalam pengelolaan wisata, sehingga tercipta keberlanjutan sosial, ekonomi, dan budaya. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur, dan analisis tapak untuk merumuskan konsep perancangan berbasis partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip CBT mampu menghasilkan rancangan kawasan yang tidak hanya edukatif dan rekreatif, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Adapun konsep arsitektur Neo-Vernakular diterapkan untuk memperkuat identitas budaya lokal melalui bentuk, material, dan tata ruang yang harmonis dengan lingkungan. Desain akhir menghasilkan rancangan kawasan dengan zona edukasi, pertunjukan, kuliner, dan ruang publik yang terintegrasi dalam tata ruang yang berkelanjutan dan berkarakter Sunda.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/375Analisis Empiris Preferensi Ruang Bermain Outdoor-Indoor dan Strategi Perencanaan Kota Ramah Anak di Jabodetabek 2025-11-30T08:25:26+00:00Ashri Prawesthi Dharmaratyashri.prawesti@univpancasila.ac.id<p>Berangkat dari urbanisasi yang pesat, densifikasi permukiman, dan menipisnya ruang terbuka, studi ini menelaah bagaimana arsitektur kota dan tata ruang cerdas berkelanjutan memengaruhi perilaku bermain anak di Jabodetabek. Tujuan penelitian adalah menilai preferensi bermain <em>outdoor–indoor</em> serta faktor penentunya—ketersediaan dan kualitas <em>playground</em>, keamanan lingkungan, aksesibilitas, dan karakteristik sosial-ekonomi—serta merumuskan strategi perencanaan kota ramah anak. Metode penelitian menggunakan survei (daring dan luring) pada 100 anak usia 6–12 tahun, dilengkapi analisis deskriptif dan regresi/logistik untuk menguji hubungan faktor-faktor tersebut dengan pilihan lokasi dan frekuensi bermain. Hasil menunjukkan taman dan playground sekolah paling sering digunakan; kualitas perawatan/material, keberadaan fasilitas pendukung, dan kemudahan akses berasosiasi positif dengan frekuensi bermain luar ruang. Keamanan lingkungan dan status sosial-ekonomi, signifikan mengindikasikan kesenjangan akses terhadap ruang bermain bermutu. Implikasi perencanaan menegaskan pentingnya tata ruang cerdas berkelanjutan: penyediaan <em>playground</em> yang terdistribusi adil, desain aman-inklusif, konektivitas pejalan kaki dan sepeda, integrasi elemen hijau, serta mekanisme partisipasi warga untuk pemeliharaan. Rekomendasi menitikberatkan pengarusutamaan indikator kualitas playground dalam dokumen rencana, penganggaran berbasis bukti, dan evaluasi rutin, guna meningkatkan playability kota dan kesejahteraan anak. Selain itu, penelitian mengusulkan pemantauan cerdas untuk kualitas playground, mengintegrasikan data komunitas, audit keselamatan, dan aksesibilitas spasial guna mendukung pengambilan keputusan berkelanjutan lintas pemerintah daerah yang transparan dan akuntabel.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/325Pemugaran Berbasis Ketahanan dan Manajemen Konstruksi di Pura Pakualaman Yogyakarta2025-12-01T17:47:15+00:00Bayu Dwi Wismantorobdwismantoro@gmail.com<p>Penelitian <strong>ini</strong> berangkat dari permasalahan kompleks pada bangunan bersejarah yang masih berfungsi aktif, di mana kebutuhan pelestarian nilai historis harus sejalan dengan peningkatan ketahanan struktur dan efisiensi pengelolaan pemeliharaan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan model pemugaran berbasis ketahanan (<em>resilience-based restoration</em>) yang terintegrasi dengan manajemen konstruksi berbasis risiko guna menciptakan sistem pemugaran yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode <em>mixed methods</em> melalui studi kasus Pura Pakualaman dengan tahapan: dokumentasi dan wawancara, pengujian <em>non-destructive test</em> (NDT), penerapan <em>green retrofit</em> berdampak rendah, serta analisis prioritas intervensi menggunakan metode <em>Multi-Criteria Decision Making</em> (MCDM). Hasil analisis menunjukkan bahwa komponen kuda-kuda dan penutup atap merupakan elemen paling kritis yang memengaruhi ketahanan struktur, dengan intervensi seperti perbaikan atap, penguatan sambungan, dan perbaikan drainase berhasil menurunkan fluktuasi kelembapan hingga 12% tanpa mengubah karakter visual bangunan. Penerapan MCDM meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, sementara sistem <em>Quality Control</em> (QC) dan keterlibatan pemangku kepentingan memperkuat tata kelola pemugaran. Kesimpulannya, model integratif yang dihasilkan terbukti efektif meningkatkan ketahanan fisik, efisiensi manajemen, dan penerimaan sosial, serta berpotensi diterapkan pada situs cagar budaya lain dalam kerangka <em>smart, green, and resilient heritage management</em>.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/417Konsep Strategi Biophilic Design untuk Perancangan Ruang Transisi Terminal Poris Plawad Tangerang di Kawasan TOD 2026-01-04T15:47:39+00:00Keti Andayaniketiandayani@gmail.comNurul Aileendraaileendralen5@gmail.comSudarmawan Juwonosudarmawanyuwono@gmail.comMuhamad Lukmanlukman.subangi@gmail.comFelix Hidayatfelix.hidayat@mandajayarekayasakonstruksi.com<p>Pemerintah Kota Tangerang menetapkan Terminal Poris Plawad sebagai Terminal bus berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang berperan penting dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pembangunan kota berkelanjutan. Sebagai simpul transportasi dan ruang transisi antar moda, Terminal tidak hanya dituntut memenuhi aspek fungsional, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman ruang yang nyaman dan bermakna bagi pengguna. Kepadatan aktivitas, pergerakan cepat, serta tuntutan mobilitas tinggi berpotensi menimbulkan stres pada pengguna Terminal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan konsep desain ruang transisi Terminal Poris Plawad melalui penerapan strategi biophilic design untuk meningkatkan kualitas urban experience pengguna. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif rasionalistik dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara, serta telaah literatur dan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan dengan mengaitkan kondisi spasial dan pengalaman pengguna dengan prinsip-prinsip biophilic design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan biophilic design pada ruang transisi dapat dirumuskan melalui pengolahan ruang terbuka, komposisi solid–void, pencahayaan alami, integrasi elemen alam, serta pengolahan bentuk dan bukaan bangunan. Strategi tersebut berkontribusi dalam menciptakan kenyamanan psikologis, orientasi ruang yang jelas, dan keterhubungan manusia dengan lingkungan, sehingga mendukung tujuan TOD dan arsitektur berkelanjutan.</p>2026-02-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/408Ruang Bioklimatik bagi Budaya Lokal : Eksplorasi Desain Gedung Pertunjukan Seni Banten2025-12-18T18:11:09+00:00kyla harlitanaya4122210066@univpancasila.ac.idCynthia Puspitasaricynthia@univpancasila.ac.id<p>Upaya pelestarian seni pertunjukan di lingkup perkotaan seringkali menemui kendala terutama dalam hal pemenuhan fasilitas untuk kegiatan pertunjukan. Banten sebagai salah satu provinsi yang mengalami perkembangan pembangunan kota secara signifikan, mengalami permasalahan ini. Hal ini terlihat dari sebaran kegiatan seni pertunjukkan yang tidak terfasilitas secara optimal. Akibatnya seni pertunjukan budaya Banten yang sejatinya merupakan potensi budaya lokal, makin kehilangan ruang dan mengikis identitas lokal. Penelitian ini mengkaji desain gedung pertunjukan seni budaya Banten dengan pendekatan arsitektur bioklimatik kontemporer. Tujuannya adalah menciptakan ruang pertunjukan yang fungsional, nyaman, dan berkelanjutan, yang sekaligus merepresentasikan identitas budaya lokal dalam konteks urban modern kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan. Metode kajian meliputi studi literatur, analisis tapak, dan eksplorasi konsep desain yang adaptif terhadap iklim tropis serta estetika budaya Banten. Hasilnya adalah rancangan gedung dengan sistem ventilasi alami, penggunaan material lokal, dan integrasi elemen tradisional Banten yang dibalut dalam bentuk arsitektur modern yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat urban kontemporer.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/307Penelitian Rumah Susun dengan Konsep Arsitektur Biofilik di Jakarta Pusat2025-11-13T07:14:49+00:00Haekal Harits4122210006@univpancasila.ac.idNia rachmawatinia_rachmawati@univpancasila.ac.id<p>Kebutuhan hunian layak di Jakarta sulit dipenuhi akibat pertumbuhan penduduk yang cepat dan keterbatasan lahan.Wilayah Jakarta Pusat memiliki kepadatan penduduk tertinggi di Jakarta yaitu 21.831 jiwa/km². Pada tahun 2024 rata-rata upah minimum di Jakarta Pusat tergolong rendah yaitu Rp. 4.894.202/bulan. Penlitian Rumah Susun Sewa di Cempaka Putih bertujuan mengatasi kepadatan penduduk serta menyediakan hunian layak huni. Penlitian ini menerapkan arsitektur biofilik guna meningkatkan kualitas lingkungan hunian di perkotaan. Konsep biofilik diimplementasikan melalui integrasi elemen alam, inspirasi dari alam, dan interaksi dengan alam. Penelitian ini mengumpulkan data primer seperti observasi lahan, <em>survey</em> bangunan, dan tanya jawab dengan warga Cempaka Putih. Pengumpulan data secara sekunder studi literatur berupa jurnal, <em>ebook</em>, makalah dan kebijakan pemerintah daerah. Hasilnya adalah pemanfaatan hunian vertikal sebagai solusi untuk mengatasi kepadatan jumlah penduduk dan penerapan konsep biofilik pada bangunan berupa pemanfaatan air hujan, iklim, dan vegetasi.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/299Penerapan Pendekatan Arsitektur Organik pada Hotel Resort di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah2025-11-13T07:31:29+00:00Nizam Siraj4122210013@univpancasila.ac.idL. Edhi Prasetya4122210013@univpancasila.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meningkatnya banyaknya wisatawan di Tawangmangu, Karanganyar, mendorong kebutuhan fasilitas hotel baru yang mempengaruhi penggunaan lahan. Pendekatan arsitektur organik pada perencanaan </span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">resor</span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> hotel diusulkan untuk menciptakan keseimbangan antara bangunan, manusia, dan lingkungan. Penelitian ini mengidentifikasi strategi penerapan prinsip arsitektur organik melalui metode kualitatif dengan analisis komparatif terhadap Ulaman </span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Eco Luxury Resort</span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan WYAH </span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Art and Creative Space</span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Hasilnya menunjukkan penerapan prinsip organik melalui adaptasi topografi, material alami lokal, serta kesatuan desain dengan lanskap. Ulaman massa menampilkan mengalir mengikuti kontur, sedangkan WYAH menampilkan unit adaptif terhadap tapak. Temuan ini pentingnya harmoni bentuk, material, dan alam untuk rencana hotel </span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">resort</span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> di Tawangmangu.</span></span></span></span></p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/323Taman Marga Satwa dengan Pendekatan Biomimikri di Cijayanti, Bogor 2025-11-13T04:52:59+00:00Laxitha Arum Pratiwilaxitha.arump@gmail.comNia Rachmawatinia_rachmawati@univpancasila.ac.id<p>Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan 2.164 jenis satwa endemik, namun banyak yang terancam punah akibat kerusakan habitat dan perburuan liar. Kondisi ini mendasari permasalahan kurangnya fasilitas edukasi hayati yang imersif dan kebutuhan fasilitas rehabilitasi satwa yang memadai di Bogor. Tujuan perancangan ini adalah menciptakan taman margasatwa di tapak RTH berkontur di Bogor, yang berfokus utama pada kesejahteraan satwa (animal welfare), edukasi publik yang empatik, dan penerapan arsitektur biomimikri yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Research-Based Design , menggabungkan data primer (analisis biofisik, topografi, dan iklim mikro tapak) dengan data sekunder (studi literatur, regulasi BKSDA, dan studi preseden seperti Singapore Zoo). Pendekatan fundamental yang digunakan adalah arsitektur biomimikri yang diterapkan pada tiga level (organisme, perilaku, dan ekosistem) , disintesis dengan pendekatan kontekstual-ekologis. Hasilnya adalah sebuah konsep perancangan yang adaptif terhadap data iklim mikro tapak (suhu 27°C, kelembapan 68%) dan topografi berkontur. Desain ini memprioritaskan habitat etologis yang imersif (bukan kandang konvensional) dan menerapkan strategi desain pasif serta rainwater harvesting. Konsep ini menghasilkan arsitektur yang 'bertumbuh' secara organik dari karakter ekologis tapak dengan zonasi fungsional (publik, semi-privat, servis) untuk menciptakan ekosistem terpadu yang berkelanjutan.</p> <p>Kata kunci— Taman Marga Satwa; Arsitektur Biomimikri; Kesejahteraan Satwa (Animal Welfare); Research-Based Design; Bogor.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/328Kajian Pendekatan Arsitektur Tropis Pada Bangunan Rumah Lansia 2025-11-13T04:46:16+00:00Arassy Maharidhaarassymaharidha@gmail.comNia Rachmawatilaxitha.arump@gmail.com<p>Indonesia merupakan negara berpenduduk besar dengan jumlah lansia yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Kemendagri tahun 2024 dan BPS tahun 2025, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 11,8% dari total populasi nasional, dengan DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah dengan jumlah lansia tertinggi, terutama di Jakarta Timur. Peningkatan jumlah lansia ini menimbulkan tantangan dalam penyediaan fasilitas hunian yang mampu memenuhi kebutuhan khusus mereka, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Lansia umumnya mengalami penurunan fungsi tubuh, gangguan mobilitas, dan kondisi kesehatan degeneratif seperti <em>osteoarthritis</em>, yang membuat mereka membutuhkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk beraktivitas. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian kajian rumah lansia yang memperhatikan aksesibilitas, keamanan, serta kenyamanan termal. Penerapan konsep arsitektur tropis menjadi pendekatan yang tepat karena menyesuaikan desain bangunan dengan iklim panas-lembap khas Indonesia melalui optimalisasi ventilasi silang, pencahayaan alami, dan penggunaan material lokal yang ramah lingkungan. Pendekatan ini berfungsi menciptakan kondisi ruang yang sejuk dan sehat, tetapi untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis penghuni. Harapannya, rumah lansia berkonsep arsitektur tropis menjadi model hunian yang berkelanjutan, adaptif, dan mendukung kualitas hidup para lanjut usia di lingkungan tropis.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/336Penerapan Prinsip Arsitektur Berkelanjutan pada Perancangan Sekolah Menengah Atas di Kota Depok sebagai Upaya Mewujudkan Tata Ruang Cerdas dan Ramah Lingkungan2025-11-13T04:42:02+00:00Alma Salsabila4122210016@univpancasila.ac.idNia Rachmawatinia_rachmawati@univpancasila.ac.id<p>Pertumbuhan penduduk di Kota Depok berdampak pada meningkatnya kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan yang memadai. Namun, belum semua sekolah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok dengan menerapkan prinsip arsitektur berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan lingkungan belajar yang efisien, sehat, dan ramah lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, studi preseden, observasi lapangan, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip arsitektur berkelanjutan dapat diwujudkan melalui efisiensi energi (pencahayaan alami, ventilasi silang), pengelolaan air (daur ulang air hujan), pemilihan material ramah lingkungan, serta keselarasan desain terhadap konteks tapak dan sosial-budaya setempat. Penerapan prinsip tersebut tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan efisiensi operasional sekolah, sehingga mendukung terciptanya tata ruang pendidikan yang cerdas dan berkelanjutan.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/404Mewujudkan Ruang Pemulihan Berbasis Lanskap Terapeutik : Pusat Kesehatan Mental di Sentul City, Kabupaten Bogor2025-12-02T00:06:25+00:00Alif Januar Syah4122210022@univpancasila.ac.id I Nyoman Teguh Pnyoman.prasidha@univpancasila.ac.id<p>Kesehatan mental menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat perkotaan yang sering berhadapan dengan tekanan aktivitas dan lingkungan. Penelitian ini merancang Pusat Kesehatan Mental di Sentul City dengan pendekatan lanskap terapeutik, yaitu memanfaatkan elemen alam untuk mendukung proses pemulihan secara emosional dan psikologis. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, studi preseden, observasi lapangan, dan analisis tapak. Konsep yang diterapkan menghadirkan ruang terbuka yang teduh, pencahayaan alami, ventilasi silang, elemen air, serta pengolahan kontur untuk menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman. Pembagian zonasi ruang dilakukan untuk mendukung kebutuhan kegiatan bersama maupun individu. Hasil perancangan menunjukkan bahwa lingkungan yang dirancang dengan baik dapat membantu proses pemulihan dan meningkatkan kualitas pengalaman pengguna dalam menjalani perawatan.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/311Velodrome Berkelanjutan: Penerapan Tata Ruang Cerdas di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara2025-12-01T08:05:46+00:00Handiarto Brata30brataa@gmail.comYuke Ardhiati30brataa@gmail.com<p>Pembangunan infrastruktur berskala besar seperti Velodrome di kawasan pesisir Jakarta Utara (PIK) menghadapi tantangan keberlanjutan lingkungan dan efisiensi operasional. Studi perancangan ini bertujuan mengintegrasikan prinsip Arsitektur Berkelanjutan dan Tata Ruang Cerdas (<em>Smart Spatial Planning</em>) untuk menciptakan Velodrome yang memenuhi standar fungsionalitas olahraga internasional (UCI) dan meminimalkan dampak lingkungan. Metode yang digunakan adalah Studi Perancangan Berbasis Konsep melalui analisis literatur standar teknis (UCI), prinsip <em>Green Building</em>, dan <em>Smart Spatial Planning</em>. Proses ini disintesis dengan analisis iklim mikro Jakarta Utara (PIK). Hasil perancangan menunjukkan penerapan solusi energi pasif (orientasi dan insulasi), pembangkitan energi aktif (PV atap untuk 30% kebutuhan energi), dan daur ulang air hujan (<em>Rainwater Harvesting</em> untuk 75% pengurangan air <em>potable</em>). Selain itu, sistem <em>Building Management System</em> (BMS) dan sensor cerdas diintegrasikan pada tata ruang luar untuk mengoptimalkan efisiensi operasional dan adaptabilitas lingkungan. Kesimpulannya, konsep ini menghasilkan model Velodrome yang efisien sumber daya dan berfungsi sebagai <em>pilot project</em> fasilitas publik cerdas dan ramah lingkungan.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/303Waterfront City Dalam Kawasan Perikanan 2025-11-13T07:27:26+00:00Rafly Adriansyah Nugraharaflyadriansyah321@gmail.comAgus S. Sadanaraflyadriansyah321@gmail.com<p>Kawasan perikanan pesisir di Indonesia memiliki potensi strategis sebagai pusat kegiatan ekonomi maritim, namun banyak sentra perikanan, seperti Muara Angke, masih menghadapi tantangan serius akibat tata ruang yang belum terkelola dengan baik. Hal ini ditandai oleh kepadatan permukiman, minimnya Ruang Terbuka Hijau, dan degradasi lingkungan pesisir akibat aktivitas bongkar muat dan pengolahan hasil laut yang tidak tertata. Kegagalan tata ruang ini menimbulkan eksternalitas negatif yang menghambat efisiensi ekonomi dan potensi pariwisata bahari. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek <em>Waterfront City</em> sebagai solusi revitalisasi kawasan perikanan melalui studi banding antara Muara Angke yang tradisional dan Port Vell di Barcelona yang telah berhasil bertransformasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan konsep ini mampu menunjang kegiatan pelabuhan, mengoptimalkan potensi perikanan, dan membuka peluang transformasi kawasan menjadi pusat wisata kuliner dan edukasi kontemporer. Manfaat utamanya meliputi penguatan ekonomi melalui sektor pariwisata dan jasa, serta peningkatan kualitas lingkungan melalui penyediaan ruang publik yang aktif. Namun, keberhasilan ini disertai risiko gentrifikasi dan potensi hilangnya akses bagi nelayan tradisional, seperti yang terjadi di Port Vell. Oleh karena itu, implementasi <em>Waterfront City</em> harus dijalankan dengan pendekatan yang seimbang antara pengembangan ekonomi, pelestarian sosial, dan keberlanjutan lingkungan guna menjamin keberhasilan transformasi tanpa menghilangkan karakter lokal kawasan.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/313Studi Penerapan Arsitektur Terapeutik Menggunakan Material Biofilik untuk Stimulasi Pasien Pasca-Stroke dalam Pusat Rehabilitasi di Jakarta Pusat2025-11-27T08:06:39+00:00Pinkan Galung Aulia4122210012@univpancasila.ac.idHarry Mufrizonharry.mufrizon@univpancasila.ac.id<p>Peningkatan kasus stroke di Jakarta menuntut fasilitas pemulihan yang canggih secara medis dan mendukung secara psikologis. Seringkali lingkungan fasilitas kesehatan yang kaku justru menimbulkan stress serta menghambat proses penyembuhan bagi pasien. Arsitektur Terapeutik menawarkan pendekatan desain yang memanfaatkan lingkungan sebagai agen penyembuh. Studi ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip Arsitektur Terapeutik, dengan fokus spesifik pada penggunaan material biofilik untuk menstimulasi pasien pasca-stroke di Pusat Rehabilitasi Jakarta Pusat. Metode penelitiannya adalah studi literatur kualitatif terhadap teori terapeutik dan biofilik serta fokus kajiannya adalah bagaimana pengaplikasian material biofilik dapat menstimulasi indra, mengurangi stress kognitif, dan mendukung terapi. Hasilnya adalah sebuah konsep di mana material biofilik yang diterapkan dalam Arsitektur Terapeutik terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan pasien.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/333Konsep Walkability Dalam Penataan Kawasan Pasar Induk di Pasar Minggu,Jakarta Selatan.2025-11-25T01:38:27+00:00Komang Agus Sanjayaagussanjaya0609@gmail.comAgus S. Sadanaagussanjaya0609@gmail.com<p>Pasar tradisional memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi<br>masyarakat perkotaan. Selain menjadi pusat transaksi ekonomi rakyat, pasar juga berfungsi sebagai<br>ruang interaksi sosial yang mencerminkan identitas budaya dan dinamika kehidupan kota. Namun,<br>dalam perkembangannya, banyak pasar tradisional menghadapi berbagai permasalahan seperti<br>ketidakteraturan tata ruang, kemacetan lalu lintas, keterbatasan fasilitas publik, serta rendahnya<br>kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki. Kondisi tersebut juga terjadi di kawasan Pasar Induk<br>Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang merupakan salah satu kawasan perdagangan dengan tingkat<br>aktivitas ekonomi yang tinggi namun belum tertata secara optimal.<br>Penataan ulang kawasan ini menjadi penting untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai ruang<br>publik yang produktif dan nyaman. Pendekatan konsep walkability diterapkan sebagai strategi<br>utama dalam perancangan kawasan, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang ramah pejalan<br>kaki, aman, nyaman, dan berkelanjutan. Melalui konsep ini, perancangan diarahkan pada<br>peningkatan kualitas sirkulasi pejalan kaki, penataan ulang zona perdagangan yang lebih<br>terorganisir, penyediaan ruang publik yang inklusif, serta optimalisasi konektivitas antar area untuk<br>memudahkan mobilitas pengunjung tanpa mengganggu aktivitas pasar.<br>Penerapan konsep walkability diharapkan dapat memperbaiki citra kawasan Pasar Minggu sebagai<br>pusat perdagangan tradisional yang modern dan berdaya saing, sekaligus memperkuat karakter lokal<br>serta nilai-nilai sosial yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, kawasan<br>ini dapat bertransformasi menjadi lingkungan pasar yang tertata, adaptif, dan berkelanjutan, tanpa<br>kehilangan jati diri budaya serta fungsi sosialnya bagi masyarakat kota.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/335Optimalisasi Pencahayaan Alami sebagai Penerapan Konsep Passive Design pada Rumah Susun Kelas Menengah2025-11-13T04:43:02+00:00Fayyadh Azmi Muhammad4122210046@univpancasila.ac.idAgus S. Sadana4122210046@univpancasila.ac.id<p>Peningkatan konsumsi energi di sektor bangunan vertikal, yang menjadi kontributor signifikan emisi CO₂ global, menuntut penerapan solusi desain yang lebih bertanggung jawab dan efisien. Dalam konteks iklim tropis Indonesia, beban operasional didominasi oleh sistem pendinginan dan pencahayaan buatan. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi pencahayaan alami sebagai penerapan konsep <em>Passive Design</em> pada Rumah Susun Kelas Menengah guna mendukung efisiensi energi. Metode yang digunakan adalah kombinasi Kajian Literatur dan Pendekatan Desain Konseptual. Kajian literatur berfokus pada analisis sistematis prinsip arsitektur tropis, standar pencahayaan (misalnya 120–250 lux), serta parameter teknis seperti <em>Window-to-Wall Ratio</em> (WWR) dan kontrol silau (<em>glare</em>). Hasil sintesis menunjukkan bahwa desain fasad yang tidak terintegrasi secara pasif sering kali menyebabkan <em>over-illumination</em> dan ketidaknyamanan visual, yang berujung pada penggunaan tirai dan lampu buatan yang tidak efisien. Berdasarkan hasil kajian, rekomendasi desain teoretis yang dirumuskan mencakup orientasi bangunan yang tepat (Utara–Selatan), serta penentuan dimensi bukaan dan penggunaan elemen peneduh (<em>shading device</em>) yang strategis. Implementasi prinsip desain pasif yang terfokus pada elemen fasad ini sangat krusial untuk menekan beban energi operasional, menciptakan lingkungan yang nyaman, dan mencapai tujuan bangunan hemat energi.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/324Kajian Parameter Perancangan Arsitektur Healing Center sebagai Fasilitas Penyembuhan Holistik pada Kawasan Urban 2025-11-13T04:39:04+00:00Risky Ahmad Fauji4122210053@univpancasila.ac.idDini Rosmaliadinirosmalia@univpancasila.ac.id<p>Studi ini membahas perancangan <em>Healing Center</em> sebagai fasilitas kesehatan penunjang rumah sakit yang berfokus pada penciptaan lingkungan penyembuhan holistik bagi manusia. Latar belakang penelitian berangkat dari kesenjangan antara praktik arsitektur penyembuhan di Indonesia dan penerapan <em>healing architecture</em> di negara maju. Melalui kajian pustaka dan analisis studi preseden internasional seperti <em>Maggie’s Centres</em> (Inggris) dan <em>Östra Hospital</em> (Swedia), peneliti mengidentifikasi parameter dan indikator desain yang berpengaruh terhadap kenyamanan, kesehatan mental, serta keberlanjutan kehidupan manusia. Pendekatan yang digunakan adalah <em>Evidence-Based Design</em> (EBD), <em>Healing Architecture</em>, dan <em>Biophilic Design</em> untuk merumuskan prinsip arsitektur yang mendukung keseimbangan antara manusia, ruang, dan alam. Hasil penelitian menunjukkan sepuluh parameter utama yang meliputi cahaya alami, kualitas udara, koneksi dengan alam, akustik, privasi, dan ruang sosial, yang menjadi acuan dalam merancang lingkungan penyembuhan berkelanjutan. Kajian ini diharapkan menjadi dasar konseptual bagi pengembangan <em>Healing Center </em>di Indonesia yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas kesehatan, tetapi juga sebagai ruang hidup yang menumbuhkan keberlanjutan fisik, psikologis, dan sosial manusia.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/338Pendekatan Potensi Sejarah Cirebon Untuk Perancangan Museum Maritim Di Kota Cirebon2025-11-13T04:35:12+00:00saskia nilnasalsabila4122210001@univpancasila.ac.idDini RosmaliaDinirosmalia@gmail.com<p>Kota Cirebon merupakan salah satu kota pesisir di jalur pantai utara Jawa Barat yang memiliki peran penting dalam perkembangan sejarah maritim Indonesia. Sejak masa Kesultanan Cirebon pada abad ke-15, kawasan ini berkembang sebagai pelabuhan strategis dalam jaringan perdagangan laut Nusantara dan jalur sutra maritim. Potensi sejarah tersebut menjadi dasar penting dalam perancangan Museum Maritim Cirebon yang bertujuan untuk melestarikan nilai sejarah kemaritiman serta memperkuat identitas Cirebon sebagai kota pelabuhan bersejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, studi tapak, dan studi preseden bangunan bertema pesisi. Lokasi perancangan berada di Kecamatan Lemahwungkuk, kawasan pesisir yang dekat dengan laut namun tidak memiliki pandangan langsung ke arah laut, sehingga tema pesisir diterapkan secara konseptual melalui elemen arsitektur dan lanskap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sejarah dan penerapan prinsip arsitektur pesisir mampu menghasilkan rancangan museum yang kontekstual, adaptif terhadap iklim tropis, serta representatif terhadap nilai-nilai budaya maritim. Desain bangunan mengintegrasikan fungsi edukatif, rekreatif, dan konservatif melalui zonasi ruang yang efisien, tata massa yang terinspirasi bentuk gelombang laut, dan pemilihan material alami yang sesuai dengan karakter pantai. Rancangan ini diharapkan menjadi ikon arsitektur pesisir yang memperkuat citra Kota Cirebon sebagai pusat sejarah maritim nasional.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/319Perancangan Rumah Susun Adaptif Sebagai Solusi Hunian Vertikal di Jakarta Utara 2025-11-13T07:04:01+00:00Wicha Ardelia Elricawichaaelrica@gmail.comRamadhani Isna Putriramadhani.is@gmail.com<p>Jakarta Utara merupakan kawasan pesisir perkotaan yang menghadapi tekanan tinggi terhadap kebutuhan hunian seiring dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Keberagaman kondisi sosial ekonomi masyarakat, terutama di kalangan pekerja informal berpenghasilan rendah, membuat banyak dari mereka belum memiliki tempat tinggal yang layak dan terjangkau. Pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang dijalankan pemerintah belum sepenuhnya menjawab persoalan tersebut karena desainnya belum cukup menyesuaikan kebutuhan penghuni. Hal ini terlihat pada kasus Rusunawa Marunda, di mana desain yang kurang sesuai dengan pola hidup serta aktivitas ekonomi penghuni menyebabkan menurunnya kenyamanan dan fungsi hunian. Penelitian ini berfokus pada perancangan rumah susun adaptif di Jakarta Utara dengan menekankan fleksibilitas ruang serta keterhubungan sosial dan ekonomi antar penghuni. Melalui konsep ini, rumah susun diharapkan dapat menjadi hunian vertikal yang nyaman dengan desain yang mampu menyesuaikan kebutuhan penghuninya serta mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat pesisir perkotaan.</p>2026-03-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/395Pemodelan Produksi Selada Berbasis Faktor Lingkungan dan Metode Budidaya dengan Pendekatan Machine Learning2025-11-27T07:09:09+00:00Rizki Hesanandahessananda@gmail.comMuhamad Rifaimuhamad.rifai@gmail.comDana Santoso Sarosodana.s.saroso@cuber-univ.ac.id<p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi hasil panen selada menggunakan variabel lingkungan dan budidaya yang meliputi suhu, curah hujan, tingkat keasaman tanah (pH), kelembaban tanah, jumlah pemupukan, luas lahan, jenis pupuk, serta metode irigasi. Dataset terdiri dari 1.000 entri tanpa nilai hilang dan mencakup kombinasi fitur numerik dan kategorikal. Analisis awal menunjukkan bahwa kelembaban tanah, jumlah pemupukan, dan curah hujan memiliki korelasi positif yang lebih kuat terhadap hasil panen dibandingkan variabel lain. Proses persiapan data meliputi pembersihan data, standarisasi fitur numerik, pengodean fitur kategorikal, serta pembagian data menggunakan skema 80:20. Tiga algoritma diterapkan, yaitu Linear Regression, Random Forest Regressor, dan XGBoost Regressor. Evaluasi menggunakan MAE, RMSE, dan R² memperlihatkan bahwa XGBoost memberikan performa terbaik dengan R² sebesar 0,96, diikuti oleh Random Forest (R² = 0,86), sementara Linear Regression menunjukkan performa paling rendah (R² = 0,42). Hasil penelitian menegaskan bahwa metode ensemble, khususnya XGBoost, lebih efektif dalam menangkap hubungan kompleks antar variabel pada konteks prediksi hasil panen selada. Temuan ini berpotensi mendukung pengambilan keputusan bagi petani dalam perencanaan produksi secara lebih akurat.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/242Model Prediksi Kebutuhan Bahan Bakar Batu Bara Pada Pembangkit Listrik Dengan eXtreme Gradient Boosting (XGBoost)2025-12-22T03:54:23+00:00Zulkifli Azisaziszulkifli15@gmail.comYaddarabullahyaddarabullah@trilogi.ac.idBudi Arifitamabudiarif@trilogi.ac.id<p>Prediksi konsumsi batubara yang tidak akurat dapat meningkatkan biaya operasional, emisi karbon, atau mengganggu pasokan listrik. Penelitian ini membangun model prediksi kebutuhan batubara menggunakan algoritma <em>XGBoost</em> dengan optimasi hyperparameter <em>Optuna</em> dan <em>GridSearch</em>. Dari 1000 data dengan sepuluh variabel, dipilih lima fitur utama hasil transformasi dan interaksi. Validasi menggunakan <em>5-Fold Cross Validation</em> menunjukkan bahwa <em>Optuna</em> memberikan hasil terbaik dengan MAE 0.0912, RMSE 0.3142, dan R² 0.9641. Pada implementasi, model mampu menghasilkan prediksi mendekati aktual, misalnya 42.729 ton aktual dan 42.734 ton prediksi. Hasil ini membuktikan bahwa <em>XGBoost</em> dengan <em>Optuna</em> efektif dan dapat diandalkan untuk mendukung efisiensi operasional pembangkit listrik.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/394Prediksi Tingkat Keparahan Kanker Menggunakan Machine Learning: Studi pada Dataset Global Pasien Kanker 2015–20242025-11-27T08:19:28+00:00Rizki Hesanandahessananda@gmail.comTegar Witjaksonotegar.witjaksono@gmail.comDhany Faizal Racmadhany.faizal@stikomyos.ac.id<p style="font-weight: 400;">Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan dengan prevalensi yang terus meningkat di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kanker serta memprediksi tingkat keparahan penyakit menggunakan dataset global pasien kanker periode 2015–2024 dengan jumlah data 50.000 entri. Metode penelitian menggunakan kerangka CRISP-DM, mulai dari tahap pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, hingga evaluasi. Beberapa algoritma machine learning, seperti regresi linear, regresi logistik, dan random forest dibandingkan untuk menemukan model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa random forest memberikan performa paling unggul dengan nilai R-squared sebesar 0.85 dan akurasi klasifikasi lebih dari 85%. Penelitian ini menegaskan bahwa analisis berbasis data dapat mendukung pengambilan keputusan medis dan kebijakan kesehatan yang lebih efektif.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/385Komparasi Algoritma You Only Look Once (YOLO) Dan Real-Time Detection Transformer (RT-DETR) Untuk Menghitung Jumlah Kendaraan Bermotor 2025-11-25T06:44:15+00:00Nur Hikmahnurhikmah@unkris.ac.idDeden Fadhlideden@gmail.comWargijono Utomowargiyono@gmail.com<p>Masalah lalu lintas menjadi tantangan utama dalam manajemen kota, terutama di negara berkembang sebagai perhatian global. Peningkatan jumlah kendaraan menyebabkan peningkatan trafik di jalan raya yang tidak diimbangi dengan perluasan jalan, sehingga menyebabkan kemacetan, terutama di dalam kota. Penelitian ini membandingkan kinerja dua algoritma deteksi objek, yaitu <em>You Only Look Once</em> (YOLO) dan <em>Real-Time Detection Transformer</em> (RT-DETR), dalam menghitung jumlah kendaraan bermotor seperti, motor, mobil, bus, truk, dan pickup. Penelitian ini diuji dengan menggunakan data video berdurasi 1 menit 11 detik yang diambil dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO) pada 3 tempat yang berbeda di Bekasi (Caman Raya, Stadiun Bekasi, dan Mall Living Plaza) dengan kondisi jalan ramai lancar dan waktu yang berbeda (pagi, siang, dan malam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma RT-DETR memiliki akurasi deteksi lebih tinggi dibandingkan YOLO. RT-DETR berhasil mengungguli YOLO dalam menghitung kendaraan di berbagai kondisi yang diuji terutama dalam pengujian kondisi pencahayaan yang berbeda. RT-DETR memiliki rata-rata akurasi deteksi untuk seluruh jenis kendaraan sebesar 0,86 sedangkan YOLO sebesar 0,79. RT-DETR juga menunjukkan performa yang lebih konsisten pada berbagai jenis kendaraan yang diuji. Berdasarkan hasil ini, RT-DETR lebih unggul dalam menghitung kendaraan bermotor dibandingkan YOLO terhadap berbagai kondisi yang telah diuji.</p> <p> </p> <p>Kata kunci— YOLO, RT-DETR, <em>Counting Vehicles,</em> <em>Object Detection</em><em>, Co</em><em>mputer Vision</em></p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/401Penerapan Metode Electre Dalam Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Produk Unggulan (Studi Kasus: Toko Ngemildotkom)2025-11-30T07:22:56+00:00Eka Lidya Rahmadinikaelidya4523039@univpancasila.ac.idBetrand Daffarelbetrand4523029@univpancasila.ac.idBilqis Muflihunnisa Mujiantomuflihunnisa4523130@univpancasila.ac.idSri Rezeki Candra Nursarisri.rezeki.candra.n@univpancasila.ac.id<p>Persaingan bisnis digital yang semakin ketat menuntut UMKM untuk mampu mengidentifikasi produk unggulan secara objektif agar strategi promosi dan pengelolaan stok dapat dilakukan secara lebih efektif. Toko Ngemildotkom hingga kini masih menentukan produk unggulan secara manual, sehingga rentan terhadap keputusan subjektif dan ketidaktepatan dalam perencanaan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode <em>Electre</em> sebagai mekanisme penilaian multikriteria dalam menentukan produk unggulan berdasarkan empat kriteria utama, yaitu harga, penilaian pelanggan, jumlah produk terjual, dan sisa stok. Bobot kriteria ditetapkan melalui wawancara pemilik toko untuk mencerminkan prioritas keputusan yang sesuai dengan kondisi operasional nyata. Sepuluh produk aktual toko digunakan sebagai alternatif dan dianalisis melalui tahapan <em>Electre</em>, meliputi normalisasi, pembobotan, pembentukan matriks <em>concordance</em> dan <em>disconcordance</em>, penentuan matriks dominan, dan pembentukan <em>aggregate dominance matrix</em> untuk proses eliminasi. Hasil akhir menunjukkan bahwa dua produk, yaitu Cheese Stick (A7) dan Keripik Singkong (A9), memiliki dominasi paling kuat terhadap alternatif lain sehingga direkomendasikan sebagai produk unggulan. Temuan ini membuktikan bahwa <em>Electre</em> efektif sebagai alat pendukung keputusan yang mampu memberikan rekomendasi yang objektif dan berbasis data bagi UMKM dalam menentukan prioritas produk. </p> <p><strong><em>Kata kunci—</em></strong><em>ELECTRE, Sistem Pendukung Keputusan, UMKM, Produk Unggulan.</em></p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/312Analisis Kompresi Data Podcast e-STALK pada Penyimpanan Data Web Server dengan Menggunakan Metode Kompresi FFMPEG2025-11-10T04:53:58+00:00Wisnu Brotowisnubroto@univpancasila.ac.idNoor Suryaningsihnoor.suryaningsih@univpancasila.ac.id<p><em>Podcast</em> merupakan berkas digital berupa suara yang didengarkan oleh masyakarat melalui media internet. Perkembangan <em>podcast</em> di Indonesia sangatlah cepat. Dengan banyaknya masyarakat yang mengenal <em>podcast</em>, banyak dari mereka yang membuat konten <em>podcast</em> yang sesuai dengan apa yang mereka mau, agar di dengar oleh orang lain. Semakin banyaknya <em>podcast </em>yang di unggah ke internet, maka semakin besar pula data-data <em>podcast</em> yang terdapat di penyimpanan. Oleh sebab itu, dilakukanlah pengembangan sebuah web server yang mampu mengkompresi dan menyimpan data podcast serta aplikasidigital e-STALK untuk mendengarkan data podcast tersebut. Pengompresian dilakukan dengan menggunakan aplikasi FFMPEG yang dipasang didalam peladen (<em>server</em>). Agar data <em>podcast</em> dapat ditampilkan pada aplikasi digital e-STALK digunakan <em>Application Programming Interface</em> (API) untuk mengelolah data <em>podcast</em> pada peladen. Dari hasil pengujian terhadap data <em>podcast</em> yang dikompresi dapat disimpulkan bahwa data <em>podcast</em> yang dikompresi mengalami penuruan ukuran data, perubahan nilai <em>Signal to Noise Ratio</em> (SNR), serta durasi data podcast yang tidak mengalami perubahan.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Podcast, Web Server, API, Peladen, Kompresi, FFMPEG</em></p> <p> </p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/374Penerapan Metode Weighted Product (WP) Dalam Sistem Pendukung Keputusan Untuk Pemilihan Laptop Berdasarkan Kinerja Dan Biaya2025-11-30T08:23:04+00:00Alip Khoeril Akbaralip4523009@univpancasila.ac.idAndra Teguh Ramadhanandra4523017@univpancasila.ac.idSri Rezeki Candra Nursarisri.rezeki.candra.n@univpancasila.ac.id<p>Pemilihan laptop yang sesuai dengan kebutuhan pengguna sering kali menjadi permasalahan karena banyaknya variasi merek, spesifikasi, dan harga di pasaran. Untuk membantu proses pengambilan keputusan yang kompleks ini, sistem pendukung keputusan (SPK) dapat diterapkan sebagai alat bantu berbasis metode kuantitatif. Salah satu metode yang efektif dalam menilai alternatif dengan berbagai kriteria adalah metode Weighted Product (WP). Penelitian ini membahas penerapan metode WP dalam sistem pendukung keputusan untuk menentukan laptop terbaik berdasarkan dua aspek utama, yaitu kinerja dan biaya. Melalui pembobotan setiap kriteria dan perhitungan vektor preferensi, sistem ini mampu memberikan rekomendasi laptop secara objektif dan sistematis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem rekomendasi berbasis multi-kriteria untuk membantu pengguna dalam menentukan pilihan perangkat laptop yang optimal.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/355Rancang Bangun Sistem Pencatatan Kualitas Air dan Amoniak Berbasis Android dalam Budidaya Ikan Nila pada Kolam RAS Menggunakan Protokol MQTT dan Node-RED Dashboard 2025-12-01T16:01:27+00:00Agung Saputraagung@univpancasila.ac.idDino Rimanthodino.rimantho@univpancasila.ac.idAinil Syafitri Syafitriainil_syafitri@univpancasila.ac.idGunady Haryantogunady.haryanto@univpancasila.ac.id<p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini membahas rancang bangun sistem pencatatan kualitas air dan kadar amoniak berbasis Android untuk mendukung budidaya ikan nila dengan sistem <em>Recirculating Aquaculture System</em> (RAS) di Pesantren Guru Qur’an Bintang Al-Qur’an, Bogor. Sistem dikembangkan agar kegiatan budidaya hasil Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dapat terus dipantau oleh pihak pemberi bantuan secara berkelanjutan setelah kegiatan berakhir.</p> <p>Sistem menggunakan alat ukur C-600A 7 in 1 Meter (pH, suhu, TDS, EC, ORP, <em>salinity</em> %, <em>salinity</em> ppm, SG) untuk pencatatan harian, strip test amoniak 0–10 mg/L untuk pencatatan mingguan, dan form laporan kematian ikan untuk pencatatan insidental. Aplikasi dikembangkan menggunakan MIT App Inventor dengan komunikasi MQTT dan visualisasi data melalui Node-RED Dashboard.</p> <p>Uji coba selama 30 hari menghasilkan 30 data harian, 4 data mingguan, dan 1 laporan mortalitas. Semua parameter berada pada kisaran ideal dengan pH 6,8–7,5; suhu 27–30 °C; TDS 200–260 ppm; EC 340–420 µS/cm; salinitas 0,08–0,12 %; ORP 215–245 mV; dan NH₃ 0,5–3,0 mg/L. Keberhasilan pengiriman data mencapai 97,1 % dengan satu kali kegagalan akibat gangguan jaringan. Evaluasi pengguna menunjukkan 94 % responden merasa aplikasi sangat membantu pencatatan dan monitoring kegiatan. Sistem ini efektif mendukung transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan pemantauan pasca-PKM berbasis teknologi IoT.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/316Penerapan Metode Equivalence Partitioning dalam Pengujian Black Box pada Aplikasi E-Commerce Shopee Berbasis Web2025-12-19T03:49:28+00:00Revalina Adeliarevalina4523091@univpancasila.ac.idZidan Wali Arubusmandan4523001@univpancasila.ac.idNaufal Maulana Saputranaufal4523083@univpancasila.ac.idIonia Veritawatiionia.veritawati@univpancasila.ac.id<p>Perkembangan pesat teknologi digital telah menjadikan sistem <em>e-commerce </em>sebagai infrastruktur utama dalam transaksi daring di Indonesia. Namun, tingginya kompleksitas sistem dan dinamika perilaku pengguna kerap menimbulkan potensi kesalahan fungsional yang berdampak pada reliabilitas aplikasi. Kondisi ini menegaskan pentingnya penerapan metode pengujian yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga efisien dan adaptif terhadap variasi input pengguna. Penelitian ini mengusulkan penerapan metode <em>Equivalence Partitioning </em>(EP) dalam kerangka <em>Black Box Testing </em>untuk menguji keandalan fungsional aplikasi Shopee versi web. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas metode EP dalam mengidentifikasi kesalahan logika dan mengukur konsistensi sistem terhadap partisi input valid dan invalid. Pengujian dilakukan secara eksperimental pada 17 skenario yang mencakup fitur autentikasi, transaksi, dan fitur pendukung sistem. Hasil menunjukkan tingkat efektivitas pengujian sebesar 88,2%, yang mengindikasikan bahwa metode EP mampu mendeteksi kesalahan secara akurat dengan jumlah kasus uji minimal. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan EP tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu pengujian, tetapi juga memperkuat prinsip <em>Software Quality Assurance </em>(SQA) pada sistem berskala besar. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan strategi pengujian fungsional yang lebih terukur, efisien, dan berorientasi pada reliabilitas sistem <em>e-commerce </em>modern.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/294Pengembangan Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada LPPM Universitas Pancasila2025-11-13T07:38:56+00:00Adi Wahyu Pribadiadi.wahyu.p@univpancasila.ac.idEl Emir Di Haryantoemir.haryanto07@gmail.com<p>Penelitian ini berfokus pada pengembangan Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi (INSPIRASI) berbasis web untuk Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pancasila. Sistem administrasi yang ada saat ini masih manual dan terfragmentasi, menyebabkan proses menjadi tidak efisien dan sulit dipantau. Dengan menerapkan metode Waterfall, sistem dirancang untuk lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan. INSPIRASI menyediakan fitur utama seperti pengajuan proposal, manajemen laporan, serta proses review dan penilaian yang terintegrasi. Sistem ini juga terhubung dengan data dari SISDAM dan SIAK untuk menjaga konsistensi informasi. Melalui pengujian Black Box Testing, dipastikan bahwa semua fungsionalitas sistem berjalan dengan baik. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa INSPIRASI mampu menyederhanakan alur kerja, meningkatkan efisiensi operasional LPPM, dan mendukung transparansi dalam pelaporan kegiatan penelitian dan pengabdian.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/317Evaluasi Kinerja Asisten Praktikum dengan Exponential Smoothing dalam Sistem Pendukung Keputusan (Studi Kasus: Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Pancasila)2025-12-19T03:43:51+00:00Revalina Adeliarevalina4523091@univpancasila.ac.idAvryzel Alifian Hakimavryzel4523121@univpancasila.ac.idTri Anggoro Budi Susilobudi4523108@univpancasila.ac.idSri Rezeki Candra Nursarisri.rezeki.candra.n@univpancasila.ac.id<p>Perkembangan transformasi digital di lingkungan akademik menuntut adanya sistem evaluasi sumber daya manusia yang tidak hanya efisien, tetapi juga adaptif dan berbasis data. Dalam konteks pendidikan tinggi, proses evaluasi kinerja asisten praktikum masih sering dilakukan secara manual dan subjektif, sehingga menghasilkan penilaian yang kurang konsisten dan sulit dipertanggungjawabkan secara akademik. Penelitian ini mengusulkan penerapan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) sebagai pendekatan kuantitatif dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk mengevaluasi kinerja asisten praktikum secara objektif, rasional, dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model penilaian berbasis data sekunder yang mampu menggambarkan performa asisten dengan akurat dan relevan terhadap perubahan kondisi aktual. Data yang digunakan berasal dari semester genap tahun akademik 2024/2025 pada mata kuliah Jaringan Komputer serta Algoritma dan Struktur Data, dengan empat kriteria penilaian utama: Indeks Prestasi Semester (IPS), nilai teori, nilai praktikum, dan tingkat kehadiran. Melalui metode eksponensial, setiap kriteria diberi bobot dinamis yang menekankan data terbaru sehingga hasil evaluasi lebih representatif terhadap tren performa individu. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terbentuknya model SPK yang mampu memberikan keputusan evaluatif secara transparan, adaptif, dan terukur, sekaligus menjadi acuan pengembangan sistem evaluasi SDM akademik yang mendukung digitalisasi perguruan tinggi.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/400Implementasi Sistem Pakar Smart Budgeting Assistant Berbasis Forward dan Backward Chaining untuk Rekomendasi Keuangan Pribadi2025-12-15T10:02:40+00:00Eka Lidya Rahmadinikaelidya4523039@univpancasila.ac.idBetrand Daffarelbetrand4523029@univpancasila.ac.idRevalina Adeliarevalina4523091@univpancasila.ac.idNinuk Wilianininuk.wiliani@univpancasila.ac.id<p>Di era ketika pengambilan keputusan finansial personal menuntut presisi, kesadaran, dan kecepatan, mayoritas individu justru masih bertumpu pada intuisi konvensional tanpa dukungan sistematis. Realitas ini menciptakan celah kritis dalam pengelolaan anggaran yang berujung pada stagnasi finansial dan minimnya keberlanjutan ekonomi personal. Menjawab urgensi tersebut, studi ini memperkenalkan <em>Smart Budgeting Assistant</em>, sebuah sistem pakar cerdas yang dirancang untuk mentransformasikan perilaku finansial pengguna melalui mekanisme inferensi berbasis <em>forward </em>dan <em>backward chaining</em>. Sistem ini memanfaatkan <em>rule-based agent </em>dengan pengetahuan domain yang terstruktur, menganalisis input kuantitatif seperti pendapatan, pengeluaran, dan alokasi keuangan untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang personal dan kontekstual. <em>Forward chaining </em>digunakan untuk mengeksekusi proses diagnosis finansial secara proaktif, sedangkan <em>backward chaining </em>mengevaluasi kelayakan keputusan berdasarkan target finansial yang diinginkan. Berdasarkan skenario uji yang telah dilakukan, sistem menunjukkan potensi kuat dalam memberikan peringatan dini, strategi alokasi ideal, dan saran penyeimbang keuangan jangka panjang. Penelitian ini tidak hanya menghadirkan sistem pakar yang telah diimplementasikan dan diuji secara teknis, tetapi juga meletakkan fondasi bagi revolusi <em>financial advisory system </em>berbasis AI yang inklusif, akurat, dan mampu meningkatkan literasi keuangan secara terukur dan berkelanjutan.</p> <p> </p> <p>Kata kunci—Smart Budgeting Assistant, Sistem Pakar, Forward Chaining, Backward Chaining, Rule-Based Agent</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/376Pengujian Fungsionalitas Sistem Learning Management System (LMS) Moodle Menggunakan Metode Black Box Testing2025-11-27T08:26:45+00:00Alip Khoeril Akbaralip4523009@univpancasila.ac.idAditya Nur Luntangaditya4523003@univpancasila.ac.idAndra Teguh Ramadhanandra4523017@univpancasila.ac.idNinuk Wilianininukwiliani15@gmail.com<p>Transformasi digital dalam dunia pendidikan telah mendorong penggunaan sistem pembelajaran daring yang efektif dan terintegrasi. Moodle, sebagai salah satu Learning Management System (LMS) open-source yang paling banyak digunakan, menawarkan berbagai fitur seperti pengelolaan kursus, kuis, forum, dan pengumpulan tugas. Namun, kompleksitas fungsionalitasnya menuntut proses pengujian perangkat lunak yang menyeluruh untuk menjamin keandalan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menguji fungsionalitas utama Moodle menggunakan metode Black Box Testing, dengan fokus pada perilaku sistem terhadap berbagai input tanpa memeriksa struktur kode sumber. Pengujian dilakukan pada fitur login, pendaftaran, unggah tugas, forum diskusi, serta manajemen kursus dengan pendekatan Equivalence Partitioning dan Boundary Value Analysis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur yang diuji berfungsi sesuai dengan spesifikasi, dengan tingkat keberhasilan 100%. Hal ini membuktikan bahwa Moodle memiliki tingkat keandalan dan stabilitas yang tinggi sebagai platform pembelajaran daring. Penerapan metode Black Box Testing terbukti efektif dalam memverifikasi kesesuaian fungsi sistem dengan kebutuhan pengguna serta menjadi acuan dalam peningkatan kualitas perangkat lunak berbasis web di bidang pendidikan.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/379Analisis Prediksi Biaya Asuransi Kesehatan Menggunakan Metode Machine Learning2025-12-01T07:33:49+00:00Rizki Hesanandahessananda@gmail.comAzka Fasyaazka.fasya@gmail.comMuhammad Zulfariansyahessananda@cyber-univ.ac.id<p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi biaya asuransi kesehatan berdasarkan data demografis dan kebiasaan individu menggunakan berbagai metode machine learning. Dataset yang digunakan berasal dari Kaggle yang berisi 1338 baris dan 7 kolom, yaitu usia (age), jenis kelamin (sex), indeks massa tubuh (bmi), jumlah anak (children), status perokok (smoker), wilayah (region), dan biaya asuransi (charges). Model Linear Regression, Ridge Regression, Random Forest, dan Support Vector Regression (SVR) diterapkan dan dievaluasi. Hasil menunjukkan bahwa model Random Forest memberikan performa terbaik dengan nilai R² sebesar 0.8667. Penelitian ini memberikan wawasan penting dalam pemodelan biaya asuransi kesehatan untuk meningkatkan akurasi prediksi dan pengambilan keputusan.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/245Prediksi Lama Rawat Inap Pasien Postpartum Berdasarkan Faktor Risiko Klinis Dan Demografis Menggunakan Algoritma Random Forest2025-12-22T17:08:25+00:00Maya Nurul Nabilamayanabila82@gmail.comIman Paryudiiman.paryudi@univpancasila.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lama rawat inap pasien </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">nifas</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> merupakan indikator penting dalam pelayanan rumah sakit, namun penentuannya masih sering dilakukan secara manual dan subjektif, yang dapat berdampak pada keoptimalan dan biaya perawatan. Penelitian ini mengembangkan sistem prediksi durasi rawat inap berbasis </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">website</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> menggunakan algoritma </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Random Forest Regressor</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Sistem dirancang untuk memberikan estimasi otomatis berdasarkan data klinis dan demografi pasien, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat. Model yang dibor menggunakan satu set data uji dengan 10 atribut, yaitu usia </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">, gravida</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">paritas</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">abortus</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , jenis persalinan, tekanan darah, hemoglobin, komplikasi kehamilan, riwayat penyakit, dan metode pembayaran. Evaluasi terhadap data uji dengan rata – rata nilai aktual sebesar 2.64 menghasilkan RMSE sebesar 0.39, MAE sebesar 0.16, MAPE 0.05 dan 0.72. Aplikasi </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">website</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dibangun menggunakan Streamlit dan mampu memberikan prediksi </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">real-time</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> secara konsisten, sehingga berpotensi membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi pasien </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pasca melahirkan</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> .</span></span></p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/380Integrasi Prinsip Gestalt dengan Algoritma Computer Vision untuk Pengembangan UI yang lebih Intuitif2025-11-26T08:39:29+00:00adzraa luthifiyahadzraaluthfiyah@gmail.comninuk wilianininuk.wiliani@univpancasila.ac.id<p>Penelitian ini mengusulkan integrasi antara prinsip Gestalt dalam Desain Komunikasi Visual dan algoritma computer vision untuk meningkatkan intuitivitas antarmuka pengguna (UI). Prinsip Gestalt, seperti proximity, similarity, closure, dan figure-ground, memiliki peran penting dalam membentuk persepsi visual pengguna. Namun, evaluasi penerapan prinsip-prinsip tersebut pada UI umumnya masih dilakukan secara manual dan subjektif. Penelitian ini mengembangkan pendekatan otomatis berbasis computer vision untuk mengidentifikasi kesesuaian elemen visual dengan prinsip Gestalt, menggunakan ekstraksi fitur bentuk, warna, jarak, dan segmentasi objek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua bidang ini dapat memberikan rekomendasi desain yang lebih objektif dan meningkatkan efektivitas komunikasi visual pada UI. Temuan ini berpotensi membantu desainer dan pengembang dalam merancang UI yang lebih mudah dipahami, nyaman digunakan, dan konsisten secara visual.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/367Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Produk Potensial Pada Agen dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) 2025-11-28T03:21:07+00:00Sonia Napitupulusonia4523105@univpancasila.ac.idSoja Purnamasari Purnamasarisoja@gmail.comPriska Andrianiandriani@gmail.comSri Rezeki Candra Nursarisri.rezeki.candra.n@univpancasila.ac.id<p>Usaha agen sering menghadapi tantangan dalam menentukan produk potensial yang harus dijual dengan keterbatasan modal dan ruang penyimpanan. Pemilihan produk yang tidak tepat menyebabkan modal tertahan pada produk yang kurang laku. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan guna membantu pemilik agen dalam menentukan produk potensial menggunakan metode <em>Simple Additive Weighting</em> (SAW). Metode SAW dipilih karena kemampuannya menangani masalah multi-kriteria dengan pendekatan yang sederhana. Penelitian menggunakan enam kriteria penilaian di antaranya efisiensi penjualan (<em>benefit</em>), margin keuntungan (<em>benefit</em>), kemudahan pasokan (<em>benefit</em>), kecepatan perputaran barang (<em>benefit</em>), modal yang dibutuhkan (<em>cost</em>), dan risiko kadaluwarsa (<em>cost</em>). Sebelas alternatif produk kebutuhan sehari-hari yang diperoleh melalui pemilik agen langsung serta alternatif dievaluasi meliputi kebutuhan sehari-hari. Proses perhitungan meliputi normalisasi matriks keputusan dan perhitungan nilai preferensi dengan pembobotan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW mampu memberikan perangkingan produk secara objektif, dengan tiga peringkat teratas yaitu beras premium per kilogram, mie instan per bungkus, dan roti kemasan per bungkus. Dengan metode SAW, pemilik agen dapat membuat keputusan yang lebih rasional dalam pemilihan produk sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan modal dan meningkatkan keuntungan. Metode SAW disimpulkan cocok digunakan untuk menunjang keputusan bisnis usaha kecil.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/406Sistem Pendukung Keputusan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Investasi Usaha di Pulau Jawa Menggunakan Metode PROMETHEE: Studi Komparatif pada Enam Provinsi2025-12-08T05:45:26+00:00Souma Ramdhani Setiawansoumaramdhani.s@gmail.comRifky Cahyo Putrarifky2394523095@univpancasila.ac.idRakha Abhiramarakha4523088@univpancasila.ac.idSri Rezeki Candra Nursarisri.rezeki.candra.n@univpancasila.ac.id<p>Pulau Jawa merupakan pusat aktivitas ekonomi dan bisnis terbesar di Indonesia, sehingga menjadi sasaran utama investasi usaha, baik dari pihak nasional maupun internasional. Pemilihan lokasi investasi yang optimal sangat krusial, karena setiap provinsi di Pulau Jawa memiliki karakteristik dan daya tarik yang berbeda dari aspek demografi, ekonomi, hingga pembangunan manusia. Namun, kesenjangan informasi dan keragaman indikator dalam menilai kelayakan lokasi seringkali menyulitkan investor dalam pengambilan keputusan</p> <p>Berbagai upaya telah dilakukan untuk membangun sistem pendukung keputusan yang objektif, salah satunya dengan menerapkan metode analisis multikriteria seperti PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation). Metode ini memungkinkan perbandingan antar provinsi berdasarkan kriteria yang relevan dan bobot yang dapat dinormalisasi, seperti jumlah penduduk, upah minimum regional, indeks pembangunan manusia, dan tingkat pengangguran terbuka.</p> <p>Penelitian ini menekankan pada komparasi antara enam provinsi utama di Pulau Jawa, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Banten, dengan tujuan menghasilkan rekomendasi lokasi investasi usaha yang paling optimal. Data yang digunakan diperoleh dari sumber resmi yakni Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Ketenagakerjaan, sehingga hasil yang diperoleh diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi investor serta mendukung kebijakan pembangunan ekonomi nasional</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/356Penerapan Metode Weighted Product dan TOPSIS untuk Evaluasi Kinerja Perpustakaan 2025-12-19T09:10:41+00:00Muhammad Fauzanfauzan4523073@univpancasila.ac.idDyah Sulistyowati Rahayudyah.s.rahayu@univpancasila.ac.id<p>Perpustakaan merupakan salah satu sarana utama yang menjadi penunjang kegiatan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kualitas perpustakaan tidak hanya dilihat dari rating dan review yang diberikan pada internet, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan, jumlah pengunjung, jumlah eksemplar, serta layanan dan fasilitas utama yang disediakan. Penilaian terhadap kualitas perpustakaan sering kali bersifat subjektif dan tidak memiliki standar baku, sehingga diperlukan sistem pendukung keputusan yang mampu menilai secara objektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perpustakaan terbaik menggunakan metode berbasis multi kriteria, yaitu Weighted Product dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution. Berdasarkan hasil perhitungan dengan kedua metode, diperoleh bahwa Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menempati peringkat tertinggi sebagai perpustakaan dengan kinerja terbaik. Penerapan sistem pendukung keputusan ini menunjukkan bahwa metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) mampu membantu proses evaluasi secara lebih objektif dan konsisten, sehingga dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan yang lebih baik dalam penilaian kualitas perpustakaan.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/354Sistem Pendukung Keputusan Prioritas Revitalisasi Situs Budaya dan Wisata: Studi Kasus Provinsi DKI Jakarta2026-01-07T03:11:44+00:00Firdaus Fatan Nugrahafirdauus4523049@univpancasila.ac.idDyah Sulistyowati Rahayudyah.s.rahayu@univpancasila.ac.id<p>Visi Jakarta menjadi kota global teratas terhambat oleh penurunan peringkat <em>Global Cities Index</em><em>.</em> Dengan 43% objek budaya membutuhkan revitalisasi substantif dan alokasi anggaran yang terbatas, Dinas Kebudayaan menghadapi kesulitan dalam menentukan prioritas. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan untuk membantu memprioritaskan situs cagar budaya yang akan direvitalisasi. Sistem ini mengimplementasikan dan membandingkan dua metode <em>Multi-Criteria Decision Making</em> (MCDM), yaitu <em>Simple Additive Weighting</em> (SAW) dan <em>Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution</em> (TOPSIS). Perhitungan didasarkan pada lima kriteria yaitu urgensi, nilai budaya, potensi pariwisata, aksesibilitas, dan perkiraan biaya. Studi kasus yang digunakan yaitu lima lokasi situs budaya dan wisata di area Provinsi DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode, SAW dan TOPSIS, secara konsisten menempatkan wilayah Pecinan Glodok sebagai prioritas tertinggi. Terdapat perbedaan pada perangkingan kedua dan ketiga yang disebabkan oleh perbedaan dalam proses normalisasi dan logika pengambilan keputusan masing-masing metode.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/347Pengujian Fungsional Form Daftar pada Web Wattpad Menggunakan Metode Black Box Testing2025-11-29T06:11:49+00:00Salwa Khairu Mista4522210066@univpancasila.ac.idKaylatifa Zahabiy4522210152@univpancasila.ac.idKharismadila Rizkya Putri4522210136@univpancasila.ac.id<p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini membahas pengujian fungsional pada <em>form</em> daftar (<em>sign-up form</em>) di situs <em>web</em> Wattpad dengan menggunakan metode <em>Black Box Testing</em>. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh fungsi <em>input</em> dan validasi pada <em>form</em> berjalan sesuai spesifikasi serta mampu menangani berbagai variasi data yang dimasukkan pengguna. Pengujian dilakukan dengan pendekatan <em>Equivalence Partitioning</em>, di mana berbagai skenario uji (<em>test case</em>) dibuat berdasarkan kombinasi <em>input</em> valid dan tidak valid, seperti pengisian kolom kosong, <em>form</em>at email salah, panjang kata sandi kurang dari ketentuan, serta ketidaksesuaian konfirmasi kata sandi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil menampilkan pesan kesalahan dengan tepat pada setiap <em>input</em> yang tidak valid, dan menerima data dengan benar ketika seluruh <em>input</em> valid. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa <em>form</em> daftar Wattpad telah berfungsi dengan baik secara fungsional, memenuhi aspek validasi <em>input</em>, serta siap digunakan oleh pengguna tanpa menimbulkan kesalahan sistem.</p> <p><em><strong>Kata kunci</strong>—Black Box Testing; Form Daftar; Wattpad; Validasi Input; Equivalence Partitioning</em></p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/302Penerapan Teknik Equivalence Partitioning untuk Pengujian Black box: Studi Kasus Opencart 2025-12-01T07:36:47+00:00Gibran Kahlil4522210128@univpancasila.ac.idAfni Puspita Zahra4522210120@univpancasila.ac.idMuhammad Bintang Nugraha4522210093@univpancasila.ac.idIonia Veritawatiionia.veritawati@univpancasila.ac.id<p><strong>Abstrak.</strong> Platform <em>e-commerce</em> seperti OpenCart memegang peran krusial dalam bisnis modern, namun sangat rentan terhadap kesalahan fungsional pada modul <em>input</em> pengguna. Keandalan fungsional, terutama pada keranjang belanja, berdampak langsung pada kepercayaan pengguna dan kesuksesan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode pengujian <em>Black box</em> dengan teknik <em>Equivalence Partitioning</em> (<em>EP</em>) untuk mengevaluasi fungsionalitas modul keranjang belanja OpenCart. Metodologi penelitian berfokus pada perancangan dan eksekusi kasus uji berdasarkan partisi <em>valid</em> dan <em>invalid</em> pada <em>field</em> <em>input</em> <em>Quantity</em> dan <em>Coupon Code</em>. Berdasarkan tujuh kasus uji yang dieksekusi penelitian ini menghasilkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 57,14%, dengan mengidentifikasi tiga bug fungsional yang menunjukan kegagalan terkait <em>input</em>, di mana sistem gagal memberikan pesan <em>error</em> yang memadai untuk data <em>invalid</em>. Sementara itu, 4 kasus uji lainnya menunjukan keberhasilan fungsional sistem yang berjalan sesuai harapan. Disimpulkan bahwa teknik <em>Equivalence Partitioning</em> terbukti efektif dan efisien dalam menemukan kegagalan fungsional pada modul keranjang belanja OpenCart.</p> <p>Kata kunci— E-Commerce, Pengujian Black box, Equivalence Partitioning, OpenCart.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/349Analisis Faktor - Faktor Keberlanjutan Sektor Perbankan di Indonesia dengan Unsupervised Learning2025-11-16T07:47:30+00:00Nadila Putri Prihanitanadilaputriprihanita@upi.eduDyah Sulistyowati Rahayudyah@gmail.comKemala Putri Ayundakemala@gmail.com<p>Bank berperan penting dalam menyalurkan dana dan pembiayaan sektor riil. Saat ini investor modern semakin mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam keputusan investasinya. Penelitian ini menganalisis pengelompokan bank di Indonesia berdasarkan variabel keberlanjutan dan keuangan menggunakan pendekatan unsupervised learning. Data berasal dari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan bank konvensional. Preprocessing data meliputi proses cleaning, imputasi, feature engineering, serta penentuan tier Environment, Social, and Governance (ESG). Metode yang digunakan meliputi K-Means, Agglomerative Clustering, DBSCAN, dan PCA. Hasilnya menunjukkan adanya klaster bank dengan karakteristik berbeda berdasarkan ukuran aset, ekuitas, dan skor ESG. PCA dua komponen mampu menjelaskan sekitar 31% variasi data dan memperlihatkan pemisahan klaster yang cukup jelas. Temuan ini menunjukkan bahwa variabel keberlanjutan memiliki pola tertentu ketika dianalisis bersama indikator keuangan, sehingga klasterisasi dapat menjadi alat pemetaan profil keberlanjutan bank di Indonesia.</p> <p>Kata kunci— bank, clustering, ESG, keberlanjutan, unsupervised learning,</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/360Pemanfaatan Platform Marketplace OnoNiha.Id Untuk Meningkatkan Ekonomi Pelaku UMKM Pulau Nias Menuju Pencapaian SDGs di Era Digital2025-11-28T04:00:45+00:00Bagas Safrillaportofoliobagass@gmail.comMatius Last Christ Zagotomatiuszagoto25@gmail.comSurya Erlambasuryaerlamba3@gmail.comDwi Praja Agustiandwiprajaagustian@gmail.comRianti Rozalinarianti.rozalina@cyber-univ.ac.id<p>UMKM merupakan pendorong utama ekonomi Indonesia dengan kontribusi 61,07% terhadap PDB pada tahun 2021. Namun, banyak UMKM masih menghadapi tantangan dalam adopsi teknologi digital, termasuk di Pulau Nias. Dari 1.850 UMKM yang ada, hanya 16 pelaku usaha yang telah memahami dan memanfaatkan penjualan online. Oleh karena itu, OnoNiha.Id hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan memfasilitasi UMKM Pulau Nias agar mampu memasarkan produknya secara lebih luas dan efisien, baik di tingkat lokal maupun nasional. Aplikasi marketplace ini dirancang untuk memberdayakan UMKM melalui transformasi digital dengan mengusung model Consumer-to-Business (C2B) dan Business-to-Business (B2B), memungkinkan interaksi langsung antara konsumen, UMKM, dan perusahaan besar. Visi OnoNiha.Id adalah menjadi aplikasi terdepan dalam mendukung dan mempromosikan produk lokal Nias ke pasar global. Misinya mencakup pemberdayaan UMKM melalui akses pemasaran online, peningkatan kualitas produk, serta kemitraan strategis. Dengan strategi promosi terpadu, OnoNiha.Id menargetkan peningkatan pendapatan UMKM dalam dua bulan pertama serta mendorong digitalisasi seluruh UMKM di Pulau Nias.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/351Pendekatan Multi-Kriteria dalam Penentuan Lokasi Solar Farm di Kepulauan Riau: Analisis Komparatif Metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) 2025-11-29T06:16:50+00:00Dyah Sulistyowati Rahayudyah.s.rahayu@univpancasila.ac.idAthalla Safrialithallasff4523022@univpancasila.ac.idAgung Wahyudiagung.wahyudi@univ45sby.ac.id<p>Pengembangan energi terbarukan, khususnya <em>solar farm</em>, memerlukan pemilihan lokasi yang optimal untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan produksi energi. Penentuan lokasi ini melibatkan berbagai kriteria teknis, lingkungan, ekonomi, dan sosial, sehingga memerlukan pendekatan pengambilan keputusan multi-kriteria (MCDM). Penelitian ini mengkaji analisis komparatif antara dua metode MCDM populer, yaitu <em>Simple Additive Weighting</em> (SAW) dan <em>Simple Multi Attribute Rating Technique</em> (SMART) dalam menentukan lokasi <em>solar farm</em> di Kepulauan Riau. Kepulauan Riau merupakan wilayah dengan potensi energi surya yang besar dan karakteristik geografis serta sosial-ekonomi yang kompleks. Metode SAW dan SMART diaplikasikan dengan memanfaatkan data kriteria yang relevan dan bobot yang ditentukan dari kajian pustaka. Kriteria yang digunakan yaitu <em>irradiance</em>, luas lahan, akses transmisi, kerentanan cuaca, dan kedekatan konsumsi listrik. Hasil penelitian menunjukkan kedua metode memberikan peringkat lokasi yang serupa, namun terdapat perbedaan dalam sensitivitas terhadap bobot kriteria. Batam dan Bintan direkomendasikan sebagai lokasi pembangunan <em>solar farm</em>. SAW meskipun lebih sederhana namun memberikan hasil yang serupa dengan SMART. Metode SMART menawarkan fleksibilitas dan detail dalam penilaian. Studi ini memberikan rekomendasi lokasi <em>solar farm</em> yang optimal sekaligus memperkaya literatur terkait aplikasi MCDM dalam pengembangan energi terbarukan di wilayah kepulauan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dan praktisi dalam proyek energi surya yang berkelanjutan.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/363Analisis Pushover Bangunan Peribadatan, Studi kasus : Masjid Islamic Center, Jambi2025-11-28T03:54:52+00:00Azka Muhaemin Heryanaazkamuhaemin22@gmail.comResti Nur Ainiresti.nurarini@univpancasila.ac.id<p>Bangunan masjid merupakan salah satu fasilitas publik yang memiliki nilai sosial dan keagamaan tinggi, sehingga perlu dipastikan memiliki ketahanan yang memadai terhadap beban gempa. Melihat kondisi berdirinya bangunan yang berlokasi di Jambi yang memiliki kelas situs tanah sedang seingga akan mempengaruhi respon tanah terhadap getaran gempa. Getaran gempa dapat menimbulkan gelombang seismik yang dapat merusak bangunan diatasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seismik struktur bangunan Masjid di Kota Jambi menggunakan metode analisis statik nonlinier (<em>pushover</em> <em>analysis</em>). Hasil analisis menunjukkan bahwa kurva kapasitas struktur pada arah X dan Y masing-masing mencapai perpindahan puncak sebesar 134,66 mm dan 128,898 mm, dengan gaya geser dasar maksimum sebesar 67.453,30 kN dan 69.317,14 kN. Nilai <em>story</em> <em>drift</em> yang diperoleh berada di bawah ambang batas yang ditetapkan dalam peraturan teknis, menunjukkan bahwa bangunan memiliki kinerja lateral yang stabil dan respons seismik yang terkendali. Simpangan maksimum tercatat pada lantai dua di kedua arah, namun tetap dalam batas aman yang diizinkan. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai gaya geser dasar aktual bangunan adalah sebesar 4.073,33 kN. Struktur bangunan dikategorikan berada dalam tingkat kinerja <em>Immediate Occupancy</em> (IO), yaitu kondisi di mana bangunan tetap dapat digunakan. Secara keseluruhan, bangunan menunjukkan performa seismik yang baik dan memenuhi kriteria ketahanan gempa sesuai standar yang berlaku.</p>2026-02-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/391Analisis Risiko Keselamatan Konstruksi pada Tahap Perencanaan Pembangunan Gedung Perkantoran di Kantor Pusat PT. XYZ2025-11-27T07:15:28+00:00Ayu Herzanitaayuzanita@gmail.comHarya Andhika4221210033@univpancasila.ac.id<p>Kantor Pusat PT. XYZ akan membangun gedung perkantoran baru. Gedung tersebut berada di kawasan bisnis di Jakarta Selatan. Berdasarkan Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 SMKK mulai dilaksanakan sejak tahap perencanaan dan perancangan proyek. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko keselamatan konstruksi pada tahap perencanaan pembangunan gedung perkantoran PT XYZ di Jakarta Selatan, yang merupakan badan usaha milik negara di bidang logistik pangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi literatur, penyebaran kuesioner kepada responden, dan validasi pakar berpengalaman di bidang keselamatan konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai aktivitas konstruksi, seperti pekerjaan persiapan, struktur bawah (pekerjaan tanah, pondasi, sloof), dan struktur atas (kolom, balok, plat, atap baja), memiliki potensi bahaya signifikan yang berdampak pada keselamatan pekerja, kerusakan peralatan, gangguan terhadap publik, dan pencemaran lingkungan. Bekerja di ketinggian menjadi risiko tertinggi dengan skala 20 (besar) untuk mengendalikan risiko tersebut pasang safety net dan menggunakan body harness. Penilaian risiko mengidentifikasi kategori kecil, sedang, hingga besar, dengan risiko tinggi memerlukan tindakan prioritas. Strategi pengendalian yang direkomendasikan meliputi rekayasa teknis, pengendalian administratif, penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap, serta penempatan tenaga ahli K3 utama. Penerapan hierarki pengendalian risiko diharapkan mampu menekan probabilitas kejadian dan dampak kecelakaan secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis sebagai acuan perencanaan keselamatan konstruksi pada proyek sejenis, mendukung penciptaan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan, serta membantu menurunkan angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/344Evaluasi Fasilitas Pejalan Kaki Berdasarkan Pedestrian Level Of Service (PLOS) di Area Kampus Universitas Pancasila 2025-11-30T15:30:06+00:00Rama Millenovaramamillenova@gmail.comNuryani Tinumbianuryani@univpancasila.ac.id<p>Kawasan kampus merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas pergerakan manusia yang cukup tinggi. Sebagian besar perjalanan di dalam kampus dilakukan dengan berjalan kaki karena jarak antarlokasi yang relatif dekat. Namun kondisi fasilitas pejalan kaki di kawasan kampus sering kali belum memadai baik dari segi kenyamanan, keselamatan, maupun keterhubungan antar jalur. Penelitian ini berlokasi di kawasan Universitas Pancasila kampus Srengseng Sawah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelayanan fasilitas pejalan kaki di Kawasan Universitas Pancasila berdasarkan Pedestrian Level of Service (PLOS) serta memberikan rekomendasi dalam meningkatan kualitas fasilitas pejalan kaki. Analisis PLOS mengacu pada Highway Capacity Manual (HCM) 2000 dan metode Australian. Metode HCM 2000, PLOS didasarkan dari rasio volume dan kapasitas pejalan kaki, sedangkan pada metode Australian didasarkan dari penilaian kondisi fasilitas pejalan kaki, Lokasi dan faktor pengguna. Berdasar hasil survey, terdapat empat rute dominan yang digunakan oleh pejalan kaki di area kampus yang terbagi menjadi 2 titik untuk segmen jalur berjalan (walkway) dan 4 titik untuk segmen trotoar (sidewalk). Hasil analisis diperoleh nilai PLOS yang berbeda untuk setiap metode. PLOS dengan acuan HCM 2000 diperoleh nilai A untuk semua segmen pengamatan, sedangkan dengan acuan Australian diperoleh PLOS B pada segmen 1 dan 3, PLOS C untuk pada segmen 2, 4, 5, dan 6. Secara umum rekomendasi perbaikan yang dapat diusulkan adalah akses yang baik untuk disabilitas, perbaikan permukaan jalur berjalan, peniadaan halangan dan pelebaran jalur pejalan kaki khususnya pada trotoar.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/339Rancang Bangun Energi Meter Sebagai Analisa Profil Beban Pemakaian Listrik Terintegrasi Dengan Aplikasi Blynk2025-12-03T04:48:55+00:00Gunady Haryantogunady.haryanto@univpancasila.ac.id<p>Perkembangan era digital memudahkan pemantauan konsumsi energi serta pemetaan profil pemakaian listrik, yang krusial untuk efisiensi dan pengurangan biaya. Penelitian ini merancang dan membangun energy meter terintegrasi aplikasi Blynk untuk pemantauan presisi secara real-time sekaligus kendali otomatis beban. Sistem memanfaatkan modul PZEM004T untuk mengukur tegangan, arus, faktor daya, frekuensi, daya aktif, dan energi, lalu data diolah oleh ESP‑32 dan dikirim ke Blynk serta ditampilkan serentak pada LCD. Pengujian menunjukkan pengukuran berpresisi tinggi dengan akurasi 98%. Analisis beban harian mengindikasikan puncak terjadi pukul 19.00 sebesar 2.147,66 W dengan rata-rata 697,75 W, menghasilkan faktor beban 0,32 (32%). Selain pemantauan waktu nyata, sistem dilengkapi pembatas konsumsi dengan setpoint 2.000 W sebagai peringatan untuk mencegah beban lebih.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/378Optimasi Proses Metal Treatment dengan Penambahan Proses Washing untuk Mencegah Karbonisasi pada Ulir Screw 2025-11-24T06:40:31+00:00Yulita Veranda Usmanyulita@univpancasila.ac.idSodikunsodikun_ti@univpancasila.ac.idSambas Sundanasambas_sundana@univpancasila.ac.id<p>Pada industri <em>fastener</em> skala Industri Kecil dan Menengah, sering ditemukan kasus ulir seret pada <em>screw</em> berdiameter 2 hingga 6 mm. Masalah ini muncul akibat tidak adanya proses <em>degreasing</em> sebelum <em>heat treatment</em>, sehingga residu oli dan solar dari proses <em>heading</em> dan <em>rolling</em> terbakar pada suhu sekitar 800 hingga 900 derajat Celcius dan membentuk kerak karbon keras pada ulir. Kerak tersebut menghambat penetrasi lapisan <em>plating</em>, meningkatkan friksi, dan menyebabkan ketidakstabilan torsi saat pemasangan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan mengatasi permasalahan ulir seret melalui evaluasi proses dan penerapan perbaikan yang sesuai. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, analisis proses, penelusuran akar masalah menggunakan <em>Root Cause Analysis</em>, evaluasi potensi kegagalan melalui <em>Failure Mode and Effect Analysis</em>, serta pengujian visual dan torsi terhadap sampel <em>screw</em>. Solusi yang diusulkan berupa penambahan proses <em>washing-degreasing</em> sebelum <em>heat treatment</em>, meliputi perendaman, pembilasan air panas, dan pengeringan. Evaluasi selama tiga minggu menunjukkan penurunan cacat ulir seret dari 32% menjadi 4% dan peningkatan stabilitas torsi sekitar 12%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses <em>washing</em> efektif dalam mencegah karbonisasi, meningkatkan kualitas <em>plating</em>, dan memperbaiki performa ulir secara keseluruhan.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/397Rancang Bangun Mesin Pencacah Limbah Organik Dengan Kapasitas 15 kg/jam 2025-11-28T03:17:24+00:00I Gede Eka Lesmanagdlesmana@univpancasila.ac.idMelvin Natael Tambunanmelvintambunan66@gmail.comMuhammad Haikal Tegartegarhaikal64@gmail.comRovida Hartantrierovida.camalia@univpancasila.ac.id<p>Sisa buah dan sayuran yang tidak layak dijual banyak terdapat di sekitar pasar menjadi faktor terbentuknya limbah sampah yang jika tidak diolah dengan baik dapat membusuk dan mengakibatkan pencemaran lingkungan. Pengolahan sampah organik memerlukan teknologi tepat guna untuk mengurangi volume limbah dan mempercepat proses dekomposisi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mesin pencacah sampah organik yang efektif, efisien, dan mudah dioperasikan untuk skala rumah tangga maupun komunitas keci. Proses perancangan menggunakan metode <em>Pahl and Beitz</em> yang dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan, merancang konsep hingga dan menentukan varian terpilih yang sesuai dengan kebutuhan.Mesin dirancang menggunakan meliputi motor listrik sebesar 1/2 HP, pulley, belt, poros, rangka, dan mata pisau pencacah. Hasil pengujian terhadap fungsi pencacahan dilakukan untuk dua macam sampah sebagai bahan baku yaitu sayuran yang menghasilkan cacahan dengan ukuran antara 0,9 – 15 cm sebanyak 3,6 kg per jam, dan dapat menyaring 50% kadar air dari hasil cacahan yang telah di cacah.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/288Perancangan Kompetensi Dan Analisis Kesenjangan Kompetensi Divisi Performance and Competency Management di PT XYZ 2025-11-27T07:37:34+00:00Mohammad Ilhamsyah Akbarilhamsyahakbar.g@gmail.comNurul Hidayati Firdausnurulhfirdaus@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang kebutuhan suatu kompetensi dan menganalisis kesenjangan kompetensi pada divisi <em>performance and competency management </em>di PT.XYZ. latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya manajemen kompetensi sumber daya manusia dalam menjawan tantangan restrukturisasi organisasi, perkembangan teknologi, gabungan antara analisis kesenjangan, SWOT, dan <em>analytical hierarchy process </em>(AHP). Analisis kesenjangan digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan antara kompetensi individu (KI) dengan kebutuhan kompetensi jabatan (KKJ). Anaisis SWOT dilakukan untuk mengevaluasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi pengembangan kompetensi. AHP digunakan sebagai penentuan prioritas pelatihan berdasarkan tingkat kepentingan kompetensi yang mengalami kesenjangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa kompetensi dengan nilai kesenjangan yang negatif yang hasilnya signifikan seperti <em>people analytic, career management, </em>dan <em>business knowledge. </em>Hal ini mengidentifikasi perlunya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi di bidang-bidang tersebut. Rekomendasi strategis yang dihasilkan antara lain penguatan <em>blended learning</em> dengan pendekatan 70:20:10, kolaborasi dengan vendor kompetensi yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap kebutuhan aktual organisasi. Dengan implementasi strategi ini PT. XYZ diharapkan mampu menciptakan SDM yang unggul dan siap mengadapi transformasi industri energi menuju target <em>neo zero emissipn </em>2060.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/392Analisis Perbandingan Mekanisme Pembuat Gelombang Buatan Menggunakan Piston Datar dan Piston Lengkung pada Sistem Pneumatik Simulator Kapal Laut2025-11-27T07:08:45+00:00Wina Libyawatiwina@univpancasila.ac.idAgus Riyantoagus.riyanto@univpancasila.ac.idFaishal Erfian Nurhadierfan@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gelombang yang dihasilkan oleh sistem pembangkit gelombang mekanis menggunakan aktuator pneumatik dengan dua variasi bentuk piston, yaitu piston datar dan piston lengkung. Pengujian dilakukan dalam skala laboratorium dengan tiga variasi waktu aktuasi: 400 ms - 200 ms, 300 ms - 300 ms, dan 300 ms - 150 ms. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk piston mempengaruhi parameter gelombang, seperti tinggi gelombang, energi, dan daya. Piston datar menghasilkan gelombang dengan tinggi rata-rata 0,0993 m dan energi 12,208 J/m, namun dengan kestabilan yang lebih rendah (CV = 10,16%). Sebaliknya, piston lengkung menghasilkan gelombang dengan tinggi lebih rendah (0,0677 m) tetapi menunjukkan kestabilan yang lebih baik dengan nilai CV sebesar 9,8%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa piston datar lebih efektif dalam menghasilkan amplitudo dan energi gelombang yang tinggi, sedangkan piston lengkung lebih stabil secara statistik. Sistem ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk aplikasi simulasi gelombang dengan meningkatkan kontrol tekanan otomatis.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/396Proses Manufaktur Mesin Ball Mill Untuk Penghancur Klinker2025-11-27T08:24:12+00:00Achmad Rio Ferdianto ryoferdianto58@gmail.comHendri Sukma Sukma hendri@gmail.com<p>Mesin ball mill merupakan alat yang digunakan untuk proses penggilingan material padat dengan memanfaatkan gaya tumbukan dan gesekan dari bola-bola stainless di dalam tabung silinder. Penelitian ini membahas proses manufaktur mesin ball mill penghancur klinker dengan menerapkan metode Design for Manufacturing and Assembly (DFMA) untuk meningkatkan efisiensi perakitan dan kualitas produk. Tahapan manufaktur meliputi pemotongan, permesinan, pengelasan, dan perakitan komponen sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang telah ditentukan. Pengujian fungsional dilakukan untuk memastikan putaran tabung, stabilitas rangka, dan kinerja pisau penghancur. Pengujian kinerja menggunakan material batu zeolit sebanyak 1000 gram dengan waktu operasi 15 menit menghasilkan ukuran partikel mencapai ±80 mikron. Hasil ini menunjukkan bahwa mesin ball mill dapat bekerja secara efektif dan sesuai rancangan</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/296Rancang Bangun Smart Box Sterilizer Berbasis UV-C dengan Mist Maker dan Kendali Otomatis 2025-11-06T05:48:18+00:00Ainil Syafitriainil_syafitri@univpancasila.ac.idleonardus Tedjaleonardus@univpancasila.ac.id<p>Penyebaran mikroorganisme melalui permukaan benda mendorong kebutuhan solusi sterilisasi yang efektif dan minim kontak. Penelitian ini merancang dan menguji Smart Box Sterilizer berbasis UV-C yang dipadukan dengan mist maker (berbahan hand sanitizer 70%) serta sistem kendali otomatis menggunakan Arduino Uno, sensor penghalang IR, servo, dan LCD I²C. Pengujian meliputi :jangkauan deteksi sensor IR,kinerja servo (sudut dan waktu buka/tutup), karakterisasi irradiansi UV-C dan estimasi dosis, serta efektivitas reduksi bakteri pada tujuh benda sehari-hari. Pada kondisi uji utama, irradiansi terukur sekitar 1,01 mW/cm² dengan durasi penyinaran 90 s (dosis ± 90,9 mJ/cm²). Hasil menunjukkan sensor IR efektif mendeteksi hingga ≈4–5 cm, servo membuka/menutup ≈60° dalam ≈2,5 s, dan rata-rata reduksi bakteri mencapai ≈68% (tertinggi ≈87,5% pada salah satu objek). Temuan ini mengindikasikan bahwa rancangan mampu menurunkan kontaminasi mikroba pada permukaan benda dan beroperasi secara otomatis tanpa kontak langsung.</p>2025-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/390Analisis Kekuatan Rangka Chassis Motor Roda Empat Untuk Kendaraan Angkut Tandan Buah Segar2025-11-26T13:46:48+00:00Adnan Fathur Rizkiadnan4823001@univpancasila.ac.idDhidik Mahandikadhidik_mahandika@univpancasila.ac.idDede Lia Zariatindedeliazariatin@univpancasila.ac.idArie Ramdhan Mahardhikaarie4823002@univpancasila.ac.idSaiful Anwarsaiful@upp.ac.id<p>Rangka merupakan salah satu bagian penting pada kendaraan yang harus mempunyai kontruksi kuat untuk menahan atau memikul beban kendaraan. Semua beban dalam kendaraan baik itu penumpang, mesin, sistem kemudi, dan segala peralatan kenyamanan semuanya diletakan di atas rangka. Penelitian ini merepresentasikan tahapan perancangan dan analisis yang disusun secara sistematis dalam suatu studi rekayasa. Chassis dirancang menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2024 dengan metode finite element analisis (FEA) dengan tujuan simulasi kekuatan material dan factor of safety (FOS). Chassis memiliki Panjang 2728 mm, dan lebar 928 mm. Material yang digunakan adalah AISI 1020 yang memiliki yield strength sebesar 351,571 MPa. Berdasarkan hasil simulasi menunjukan tegangan sebesar 348,317 MPa, dsiplacment sebesar 2,120 mm. Nilai FOS diperoleh sebesar 1,009. Tegangan yang terjadi lebih kecil daripada yield strength material, maka rangka dinyatakan aman untuk digunakan.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/287Evaluasi Tingkat Kebisingan pada Industri Metal Custom Fabrication (Studi kasus PT XYZ)2025-11-30T16:38:32+00:00Desinta Rahayu Ningtyasdesinta@univpancasila.ac.idMuhammad Fikih Maulana4422210003@univpancasila.ac.id<p>Industri metal custom fabrication umumnya menggunakan mesin berkecepatan tinggi seperti bubut dan milling yang berpotensi menimbulkan kebisingan tinggi. Kondisi ini juga terjadi di PT Bintang Mas Technika, perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen logam melalui proses pemesinan. Kebisingan yang dihasilkan dapat menurunkan kenyamanan serta berisiko terhadap kesehatan pendengaran pekerja, sehingga diperlukan evaluasi tingkat kebisingan di area produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kebisingan di PT Bintang Mas Technika dan membandingkannya dengan nilai ambang batas sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018. Metode yang digunakan meliputi pengukuran langsung dengan Sound Level Meter dan perhitungan tingkat kebisingan ekuivalen (Leq). Hasil menunjukkan bahwa beberapa titik pengukuran melebihi batas aman 85 dB, terutama pada stasiun kerja bubut dan milling, yang berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran akibat paparan jangka panjang. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar perusahaan melakukan pengendalian kebisingan melalui penggunaan alat pelindung diri dan perawatan mesin secara berkala</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/386Analisis Pengendalian Kualitas Kemasan Semen PCC pada Proses Pengemasan dengan Metode Statistical Process Control (SPC) di PT PQR 2025-11-25T06:47:41+00:00Anggina Sandy Sundarianggina.sandy@univpancasila.ac.idIlhamilhammm1112@gmail.comGita Aprilia Timanggita.aprilia@univpancasila.ac.id<p>PT PQR sebagai produsen semen PCC menghadapi permasalahan berupa tingginya tingkat kemasan <em>reject</em> yang dapat menimbulkan kerugian finansial serta menurunkan citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab utama terjadinya <em>reject </em>pada proses pengemasan semen PCC serta menentukan kestabilan proses produksi menggunakan metode <em>Statistical Process Control</em> (SPC). Metode penelitian meliputi pengumpulan data cacat selama periode Januari 2025, wawancara dengan staf produksi, serta analisis menggunakan Peta Kendali P (p-<em>char</em>t), Diagram Pareto, dan Diagram <em>Fishbone</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cacat yang paling dominan adalah <em>Machine Bag Rejecting</em> (53,90%), <em>Rotary Packer</em> (19,12%), dan <em>Chute</em> (15,59%), yang berkontribusi terhadap lebih dari 80% total <em>reject</em>. Berdasarkan peta kendali P, proses pengemasan belum sepenuhnya terkendali secara statistik, karena masih ditemukan penyimpangan. Identifikasi diagram <em>fishbone </em>menunjukkan bahwa <em>reject</em> pada <em>Machine Bag Rejecting, rotary packer</em>, dan <em>chute </em>terutama disebabkan oleh gabungan faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan. Melalui penerapan SPC secara berkelanjutan, PT PQR diharapkan dapat menurunkan tingkat <em>reject</em> serta meningkatkan efisiensi dan mutu kemasan semen.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/373Perancangan Mesin Pelebur Dan Pencetak Sampah Plastik Mejadi Paving Block 2025-11-28T03:51:32+00:00Hendri Sukmahendrisukma@gmail.comJuan Nathaniel juanbatara90@gmail.com<p>Perancangan mesin pelebur dan pencetak sampah plastik menjadi paving block merupakan solusi inovatif untuk mengatasi masalah limbah plastik di Indonesia, yang ditunjukkan oleh volume sampah plastik yang besar di Bank Sampah Induk Rumah Harum Depok, mencapai 5-7 ton per bulan. Tujuan utama dari perancangan ini adalah untuk memproses sampah plastik menjadi material bangunan bernilai tinggi, mengurangi volume sampah, dan mendukung pembangunan infrastruktur ramah lingkungan. Metode perancangan yang digunakan adalah Pahl & Beitz, yang mencakup identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan konsep, bentuk, dan detail produk. Mesin yang dirancang terdiri dari komponen esensial seperti rangka besi hollow, tabung pelebur, motor listrik, dan cetakan segi enam. Mekanisme kerja dimulai dengan pemanasan tabung pelebur, diikuti dengan pencampuran plastik cacah dan bahan tambahan. Analisis menggunakan SolidWorks menunjukkan keamanan struktural yang baik, dengan tegangan maksimum di bawah batas yield strength material. Dari tiga varian konsep, Varian 2 terpilih sebagai yang paling optimal berdasarkan efisiensi dan dampak lingkungan. Perancangan ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan mesin daur ulang plastik yang efisien dan berkelanjutan. Analisis pada pembebanan area keseluruhan dilakukan menggunakan beban motor listrik 50 N, Gearbox reduser 50 N dan beban tabung pelebur 450 N</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/310Perancangan Mesin Ball Mill Penghancur Klinker2025-11-27T07:19:15+00:00Hendri Sukmasukmahendri@univpancasila.ac.idJoyful Pria Saputrajoyfulsaputra13@gmail.com<p>Studi ini mengembangkan sebuah mesin ball mill dengan kapasitas 2 kg yang dirancang untuk menghancurkan klinker dengan cara yang efisien, hemat energi, dan mudah untuk dilakukan perawatan. Proses perancangan mengikuti pedoman VDI 2221, yang mencakup identifikasi kebutuhan, pembentukan konsep, penilaian desain, hingga pembuatan gambar teknis. Mesin ini memanfaatkan mekanisme penghancur berupa bola baja yang berputar di dalam drum, didorong oleh sistem sabuk-pulley dengan rangka dari baja, serta dilengkapi dengan pemanas untuk menurunkan kadar air dari bahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin ini dapat memproduksi partikel klinker dengan ukuran ≤100 µm dalam waktu 30–60 menit. Secara keseluruhan, desain yang terstruktur ini menghasilkan mesin yang berfungsi dengan baik, tahan lama, dan cocok untuk penggunaan di laboratorium serta industri kecil.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)https://conference.univpancasila.ac.id/index.php/semrestek/article/view/290Sistem Monitorimg Data Sensor Suhu Dan Ph Pada Smart Growth Chamber Berbasis Iot Menggunakan Web Server Serta Aplikasi Android2025-12-01T05:59:37+00:00Ane Prasetyowatiane_prast@univpancasila.ac.idWisnu Brotowisnubroto@gmail.comNasya Adzhani FadilahNasyaAdzhaniFadilah@gmail.comAhmad ZiaulhaqAhmadZiaulhaq@gmail.com<p>Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam akuisisi data pada sektor pertanian menjadi sangat penting untuk menjaga ketersediaan pangan bagi populasi global. Era IoT telah membawa perubahan revolusioner dalam pengumpulan dan analisis data di berbagai sektor, dan pertanian bukanlah pengecualian. Kemampuan untuk mengintegrasikan sensor-sensor yang terhubung dengan internet ke dalam SGC telah membuka pintu menuju pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana faktor-faktor lingkungan memengaruhi pertumbuhan tanaman. Dengan data yang dihasilkan secara terus-menerus, para petani, peneliti, dan ahli pertanian memiliki akses ke wawasan real-time tentang kondisi tanaman mereka, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Ketepatan pembacaan data menggunakan IoT untuk sensor suhu memiliki rata-rata error sebesar 0.95%, pembacaan sensor kelembaban memiliki rata-rata error sebesar 0.45% sedangkan untuk pembacaan sensor pH memiliki rata-rata error sebesar 0.57%. Dengan kemampuan pembacaan data akuisisi tiap sensor dibawah 1 % menggunakan desain data akuisisi berbasis IoT ini, pengguna smart farm dapat mengetahui kondisi tanaman dalam chamber secara real time dan memberikan informasi yang tepat sehingga dapat memberikan ketepatan dalam perlakuan yang harus dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dalam chamber.<br>Kata kunci: Growth Chamber; Internet of Things; Sensor Suhu; Sensor Ph ; Akuisisi data.</p>2026-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (Semrestek)