Analisis Moderasi Grit sebagai Penguat Hubungan Antara Kesejahteraan Subjektif dan Keterlibatan Kerja Guru Pendidikan Dasar

Authors

  • Muhammad Rozan Alfarisi Universitas Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Tarmidi Dedeh Universitas Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Fasti Rola Universitas Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Dian Ulfasari Pasaribu Universitas Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Keywords:

grit, guru, kesejahteraan subjektif, keterlibatan kerja, pendidikan dasar

Abstract

Guru yang memiliki pandangan positif terhadap pekerjaannya dan melaksanakan tugasnya dengan sepenuh hati cenderung menunjukkan kinerja dan kompetensi mengajar yang tinggi. Penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan positif antara kesejahteraan subjektif dan keterikatan kerja, namun kekuatan hubungan tersebut bervariasi dari lemah hingga kuat. Untuk menjelaskan variasi ini, penelitian ini mengkaji grit, sifat kepribadian yang mencerminkan ketekunan dan semangat jangka panjang terhadap tujuan, sebagai variabel moderator dalam hubungan antara kesejahteraan subjektif dan keterikatan kerja pada guru pendidikan dasar di Indonesia. Skala yang digunakan untuk mengukur grit adalah skala grit guru, kesejahteraan subjektif diukur dengan Positive Affect and Negative Affect Schedule (PANAS) dan Satisfaction with Life Scale (SWLS) versi bahasa Indonesia, dan keterikatan kerja diukur dengan Utrecht Work Engagement Scale-9 (UWES-9) versi bahasa Indonesia. Sebanyak 189 guru (37 laki-laki, 152 perempuan) berusia 19 hingga 61 tahun (M = 38, SD = 11,39) berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil menunjukkan bahwa grit secara signifikan memperkuat hubungan positif antara kesejahteraan subjektif dan keterikatan kerja (r = .589, R² = .021, F(1,185) = 6.83, p = .010), dan efek ini tetap konsisten setelah dikontrol dengan faktor personal (r = .622, R² = .338, F(14,174) = 7.85, p = .011). Temuan ini menegaskan peran penting grit dalam memperkuat keterkaitan antara kesejahteraan subjektif dan keterlibatan kerja, bahkan ketika mempertimbangkan perbedaan individu. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap bukti yang berkembang mengenai pentingnya pengembangan grit untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja profesional di lingkungan pendidikan.

Downloads

Published

2026-03-30