Resiliensi Keluarga dan Stres Pengasuhan Pada Ibu Dual Career Family
Keywords:
dual career family, resiliensi keluarga, stres pengasuhanAbstract
Perubahan peran gender di era globalisasi mendorong perempuan berperan aktif di ranah publik. Fenomena ini memunculkan konsep dual career family, yaitu keluarga dengan suami-istri yang sama-sama bekerja. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan peran ganda bagi ibu, karena selain bertanggung jawab terhadap pekerjaan di luar rumah, ibu tetap dituntut menjalankan peran pengasuhan dan mengurus rumah tangga. Situasi ini berpotensi meningkatkan risiko stres pengasuhan pada ibu. Kajian ini bertujuan untuk megetahui gambaran hubungan antara resiliensi keluarga dengan stres pengasuhan pada ibu dalam konteks keluarga karir ganda. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai penelitian sebelumnya untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Hasil yang didapat dari kajian ini memperkuat pemahaman mengenai hubungan antara resiliensi keluarga dan stres pengasuhan yang terjadi pada ibu dalam kondisi keluarga karir ganda. Simpulan dari hasil kajian menunjukkan bahwa ibu yang berada dalam situasi keluarga karir ganda rentan mengalami stres pengasuhan akibat tuntutan ganda antara pekerjaan dan tanggung jawab keluarga. Resiliensi keluarga terbukti berperan penting sebagai faktor pelindung yang membantu ibu bekerja beradaptasi dan mengelola stres pengasuhan secara lebih efektif. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan program intervensi psikologis sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan keluarga karir ganda. Hasil penelitian juga dapat menjadi dasar bagi lembaga terkait, seperti instansi kesehatan, tempat kerja, dan komunitas, untuk merancang kebijakan serta dukungan sosial yang lebih responsif terhadap kebutuhan ibu bekerja dan keluarga dalam kondisi rentan.

