Model Pengembangan Kompetensi SDM Kearsipan dalam Menghadapi Transformasi Digital untuk Mendukung Reformasi Birokrasi Pendidikan
Keywords:
arsip, arsiparis, sumber daya manusia, reformasi birokrasiAbstract
Transformasi digital dalam pengelolaan arsip menuntut perubahan signifikan pada kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) kearsipan, khususnya di sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pengembangan kompetensi SDM kearsipan yang relevan dan adaptif terhadap implementasi e-Arsip guna mendukung Reformasi Birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR), dengan sumber data berupa literatur ilmiah, kebijakan nasional, serta dokumen peraturan yang dikeluarkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Partisipan penelitian adalah dokumen dan hasil penelitian yang berfokus pada kompetensi arsiparis, manajemen arsip digital, dan kebijakan kearsipan di lingkungan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi e-Arsip sangat bergantung pada kesiapan dan kompetensi SDM kearsipan. Terdapat kesenjangan kompetensi yang signifikan di tingkat sekolah dan dinas pendidikan akibat terbatasnya pelatihan dan kurangnya sertifikasi profesi berbasis digital. Berdasarkan sintesis literatur, model pengembangan kompetensi yang ideal mencakup tiga komponen utama: peningkatan kualifikasi formal dan sertifikasi profesi di bawah koordinasi ANRI, pelatihan praktis berbasis skenario sektor pendidikan sesuai NPSK, serta penguatan regulasi internal melalui SOP digital. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa investasi pada pengembangan kompetensi SDM kearsipan merupakan kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing di era transformasi digital.

