Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Kecenderungan Academic Burnout pada Mahasiswa Kota Samarinda Di Era Digital

Authors

  • Melinda Ajeng Anjilika Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimatan Timur, Indonesia
  • Muslimin Nulipata Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimatan Timur, Indonesia
  • Indo Sennang Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimatan Timur, Indonesia

Keywords:

academic burnout, intensitas penggunaan media sosial, mahasiswa

Abstract

Tingginya penggunaan media sosial sebagai mekanisme pelarian dari tekanan akademik mengindikasikan pola penggunaan berlebihan di kalangan mahasiswa, yang berpotensi berdampak negatif pada kesehatan mental, terutama risiko academic burnout. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dan kecenderungan academic burnout pada mahasiswa di kota Samarinda di era digital. Metode ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan 404 mahasiswa sebagai sampel yang dipilih melalui teknik incindental sampling. Data diperoleh dari kuesioner yang mengukur intensitas penggunaan media sosial dan tingkat academic burnout. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel, dengan koefisien korelasi Spearman sebesar 0,504 (p = 0,000), yang menandakan hubungan yang cukup kuat. Mayoritas mahasiswa (67%) menujukkan intensitas penggunaan media sosial sedang, sedangkan kecenderungan academic burnout terdistribusi pada kategori rendah (43%), sedang (22%), dan tinggi (35%). Temuan ini memperkuat bahwa penggunaan media sosial yang lebih tinggi berkorelasi dengan peningkatan risiko academic burnout. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan kecenderungan academic burnout pada mahasiswa di kota Samarinda. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mengelola waktu dan pola penggunaan media sosial untuk menghindari gangguan terhadap aktivitas akademik dan menjaga kesehatan mental.

Downloads

Published

2026-03-30