Attachment Father, Mother, dan Peer: Perannya Membentuk Emotional Intelligence Siswa SMK X di Kabupaten Tangerang

Authors

  • Rafa' Thahirah Hernawati Universitas Al Azhar Indonesia,Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Siti Rahmawati Universitas Al Azhar Indonesia,Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
  • Adiyo Roebianto Universitas Al Azhar Indonesia,Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Keywords:

emotional intelligence, father attachment, mother attachment, peer attachment, siswa smk

Abstract

Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan individu yang ditandai dengan perubahan fisik, sosial, dan emosional yang signifikan. Pada tahap ini, kemampuan dalam mengelola emosi atau emotional intelligence menjadi aspek penting untuk membantu remaja menghadapi tekanan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa sebagian siswa SMK cenderung mengalami ketidakstabilan emosi, seperti mudah marah, sulit bekerja sama, dan kesulitan membangun hubungan sosial yang sehat, terutama ketika hubungan dengan orang tua atau teman sebaya kurang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh attachment dengan father, mother, dan peer terhadap emotional intelligence siswa SMK X di Kabupaten Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Partisipan berjumlah 150 siswa (56 laki-laki dan 94 perempuan) yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan mengacu pada teori Goleman untuk mengukur emotional intelligence serta teori Armsden dan Greenberg untuk mengukur parents attachment dan peer attachment. Hasil analisis menunjukkan bahwa attachment father, mother, dan peer secara simultan berpengaruh signifikan terhadap emotional intelligence siswa SMK X (F = 3,774; p = 0,012; p < 0,05). Namun, secara parsial, ketiga bentuk attachment tersebut tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap emotional intelligence. Temuan ini menegaskan pentingnya hubungan emosional yang positif dengan father, mother, dan peer dalam perkembangan emotional intelligence remaja, meskipun kontribusi masing-masing attachment secara individual belum terbukti dominan.

Downloads

Published

2026-03-30