Implementasi Civic Virtue dalam Pendidikan Karakter Berbasis Psikologi Positif sebagai Pilar Transformasi Pendidikan
Keywords:
civic virtue, psikologi positif, pendidikan karakter, transformasi pendidikanAbstract
Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut perubahan paradigma dari orientasi akademik menuju pembentukan karakter dan keadaban warga negara (civic virtue) yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep civic virtue dengan prinsip-prinsip psikologi positif dalam model pendidikan karakter khususnya pada Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai strategi transformasi pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah terindeks nasional dan internasional dalam rentang 2019–2025 yang menghasilkan 21 artikel relevan dari hasil pencarian 186 artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa civic virtue merepresentasikan keadaban sosial seperti tanggung jawab, keadilan, dan kepedulian publik yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Di sisi lain, psikologi positif melalui model PERMA dan pendekatan character strengths berkontribusi dalam menumbuhkan kebahagiaan, resiliensi, serta motivasi intrinsik peserta didik. Integrasi keduanya menghasilkan paradigma pendidikan yang holistik dan humanistik, menumbuhkan warga negara yang berintegritas sekaligus sejahtera secara psikologis. Model implementasi yang diusulkan mencakup enam komponen utama: (1) integrasi civic virtue dalam kurikulum berbasis project based learning dan service learning, (2) penguatan kekuatan karakter melalui praktik positif, (3) pembangunan budaya sekolah demokratis dan partisipatif, (4) keterlibatan komunitas dan orang tua, (5) penguatan kapasitas guru dan kepala sekolah, serta (6) dukungan kebijakan dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis keadaban dan kesejahteraan, serta secara praktis menyediakan model konseptual yang adaptif terhadap konteks budaya Indonesia khususnya pada tingkatan Sekolah Menengah Atas.

