Hubungan antara Empati dengan Problematic Internet Use pada Remaja Dimasa Pandemi COVID-19
Keywords:
empati, empati kognitif, pandemi covid, penelitian kuantitatif, problematic internet use, remaja, korelasiAbstract
Abstrak ditulis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara problematic internet use dan empati pada remaja dimasa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan dua alat ukur yaitu Generalized Problematic Internet Use 2 (GPIU2) yang disusun oleh chaplan (2010) untuk mengukur kecenderungan perilaku problematic internet use, sementara untuk mengukur empati menggunakan The Basic Empathy Scale (BES) yang disusun oleh Jollife dan Farrington (2006). Sejumlah 234 responden (n = 234) pada penelitian ini diperoleh secara online melalui teknik Volunteer (opt-in) panels, dengan 54 partisipan laki-laki (n = 54) dan 180 partisipan perempuan (n = 180). Teknik yang digunakan untuk mengetahui korelasi antar variabel penelitian adalah menggunakan teknik korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif antara problematic internet use dan empati pada remaja dimasa pandemi covid-19 dengan nilai kofisien korelasi r = 0,199 dan taraf signifikansi sebesar 0,002 p< 0.005.

