Hubungan Kepribadian Ekstraversi dengan Perilaku Kecenderungan Cyberbullying pada Mahasiswa Pengguna Aplikasi Tiktok
Keywords:
aplikasi tiktok, cyber-bullying, kepribadianAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peningkatan angka kejahatan akibat cyberbulling. Salah satu media yang digunakan oleh para perundung adalah aplikasi Tiktok. Aplikasi Tiktok menjadi ajang para perundung melakukan aksi pelecehan, baik berupa ujaran ejekan, hinaan, bahkan sampai pelecehan seksual. Cyber-Bullying dalam konteks penelitian ini adalah tindakan mengirim atau mengunggah materi yang berbahaya atau tindakan agresi sosial melalui internet dan teknologi lainnya. Pesan teks Cyber-Bullying dapat disebarkan melalui email, online group, chatting, instant messaging dan pesan teks atau pesan gambar digital melalui perangkat. Pelaku melakukan cyberbullying karena ada faktor-faktor yang mendukungnya meliputi tipe kepribadian, persepsi korban, peran interaksi orang tua-anak, intensitas penggunaan media sosial oleh pelaku, kontrol perilaku yang dirasakan, dan harga diri yang rendah. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan sampel penelitian 100 mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Selanjutnya peneliti melakukan uji regresi untuk melihat seberapa besar pengaruh kepribadian ekstraversi mempengaruhi Cyber-bullying. Instrumen penelitian memakai skala cyberbullying dan skala kepribadian extraversion. Analisa data memakai korelasi pearson product moment, dan diolah menggunakan SPSS versi 16.0. Hasil analisa data menunjukan bahwa ada hubungan yang negatif yang signifikan antara kepribadian ekstraversi dengan kecenderungan cyberbullying (r = -0,321 , p = 0,001). Hal ini diartikan kepribadian ekstraversi memiliki hubungan dengan kekuatan lemah dengan Cyber-Bullying. Nilai minus pada koefisien korelasi menunjukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara Cyber-Bullying dan kepribadian extraversion. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nihil (Ho) ditolak. Hasil regresi menunjukkan faktor kepribadian hanya mempengaruhi 10,3% pada cyberbullying. Kesimpulan penelitian adalah ada Hubungan Antara Kepribadian Extraversi Dengan Kecenderungan Cyber-Bullying Pada Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

