Studi Perilaku Kepatuhan Masyarakat terhadap Protokol Kesehatan di Masa Pandemi
Keywords:
COVID-19, model campuran linear, protokol kesehatan, psikologi siberAbstract
Dalam rangka menekan penyebaran COVID-19, Pemerintah Indonesia menghimbau warga untuk menjalankan protokol kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk memahami faktor- faktor yang terkait dengan perilaku warga dalam menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemi. Data yang digunakan adalah hasil survei nasional yang dilakukan pada masa pandemi (28 Februari-8 Maret 2021) dengan total sampel 1.064 responden, dan data kasus terkonfirmasi dari Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Hasil model campuran linear menunjukkan bahwa kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan berhubungan positif dan signifikan dengan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19. Kepatuhan warga tersebut juga berhubungan signifikan dengan jenis kelamin, pendidikan, suku-bangsa, intensitas penggunaan media sosial, dan perasaan khawatir tertular. Sedangkan latar belakang agama, pendapatan, dan status pekerjaan tidak berpengaruh signifikan. Edukasi masyarakat tentang COVID-19 dan pentingnya protokol kesehatan perlu ditingkatkan, terutama bagi warga laki-laki, usia muda, dan berpendidikan rendah. Pengaruh acak kabupaten/kota memiliki dugaan ragam yang signifikan. Masyarakat yang tinggal di kabupaten/kota yang menerapkan protokol kesehatan lebih ketat mungkin lebih patuh dalam menjalankan aturan. Penegakan protokol kesehatan oleh setiap pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menekan penyebaran penyakit ini.

