Analisis Tingkat Kohesivitas Keluarga pada Mahasiswa (Kelas R3E UNINDRA PGRI Jakarta) dan Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling
Keywords:
kohesivitas keluarga, layanan bimbingan dan konselingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kohesivitas keluarga pada mahasiswa semester 3 (kelas R3E) Universitas Indraprasta PGRI Jakarta yang berjumlah 21 orang dan mengkaitkannya dengan implikasi terhadap layanan Bimbingan dan Konseling (BK). Kohesivitas dalam keluarga merupakan suatu kedekatan antar anggota keluarga sehingga menumbuhkan kehangatan, hubungan yang lebih ramah, kooperatif, dan penuh kasih sayang yang tercipta dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitaif jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa kelas R3E sebagian besar memiliki gambaran kohesivitas keluarga yang sedang sebanyak 71%. Ini dapat menjadi gambaran hubungan keluarga yang dapat diperbaiki menjadi lebih hangat dan kohesif. Pada kategori ini bisa saja kemudian memiliki hubungan kohesif dengan keluarga mahasiswa dengan keterampilan dalam menjalin hubungan baik komunikasi maupun perilaku dengan anggota keluarganya, dan sebanyak 19% mahasiswa menunjukkan kohesivitas keluarga pada kategori rendah. Ini menunjukkan 19% mahasiswa perlu dibantu dalam memperbaiki hubungan kohesivitas keluarganya, dan hanya sebanyak 10% mahasiswa yang memiliki kohesivitas keluarga yang berada pada ketegori tinggi di kelas R3E. Implikasi terhadap layanan BK yang dapat diberikan untuk meningkatkan kohesivitas keluarga pada mahasiswa meliputi layanan konseling individu, layanan konseling kelompok, layanan informasi, dan layanan penguasaan konten.

