Regulasi Emosi Mahasiswa pada Masa Pandemi COVID-19
Keywords:
mahasiswa, pandemi COVID-19, regulasi emosiAbstract
Kegiatan pembelajaran di Perguruan Tinggi yang dilaksanakan secara daring selama pandemi COVID-19 tentu memiliki banyak kekurangan. Banyak kendala yang dialami oleh mahasiswa dalam proses kegiatan pembelajaran secara daring, seperti kendala jaringan internet yang lemah, laptop yang kurang support untuk kegiatan online, kegiatan belajar yang monoton, dan pemasalahan-permasalahan lainnya. Kondisi tersebut menuntut kemampuan mahasiswa dalam meregulasi emosinya agar bisa tetap tenang dalam menghadapi setiap kendala dalam proses kegiatan belajar mengajar. Jika mahasiswa tidak mampu meregulasi emosinya maka akan berpengaruh terhadap prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bagaimana regulasi emosi mahasiswa selama pandemi COVID-19. Partisipan penelitian adalah 326 Mahasiswa Perguruan Tinggi di Indonesia yang diambil menggunakan teknik covenience sampling. Data penelitian diambil menggunakan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang diadaptasi dari Gross dan John (2003). ERQ versi bahasa Indonesia memiliki reliabilitas sebesar α=0,80. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan program JASP. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 56,13% partisipan memiliki regulasi emosi dalam kategori sedang. Implikasi penelitian akan didiskusikan.

