Hubungan Motivasi Hedonis dengan Perilaku Konsumsi Sesuai Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi
Keywords:
motivasi hedonis, perilaku konsumen, protol kesehatan COVID-19Abstract
Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak aspek kehidupan masyarakat, termasuk perilaku konsumsi mereka. Di sisi lain, himbauan pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya memutuskan rantai penularan virus seringkali diabaikan. Pengabaian protokol kesehatan ini banyak dilakukan pada saat masyarakat mengkonsumsi produk dan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kaitan antara salah satu aspek psikologis dalam perilaku konsumen, yaitu motivasi hedonis dengan perilaku konsumsi yang mempertimbangkan protokol kesehatan pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan karakteristik responden individu dewasa awal yang berusia 18-25 tahun dan berdomisili di Jabodetabek. Sampel pada penelitian ini ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode convenience sampling (n = 1058). Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner motivasi hedonis dan kuesioner perilaku konsumsi yang mempertimbangkan protokol kesehatan. Hasil korelasi Spearman sebagai teknik analisis data menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi hedonis dengan perilaku konsumen yang mempertimbangkan protokol kesehatan pada dewasa awal di Jabodetabek. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat dikatakan bahwa motivasi hedonis tidak dapat menggambarkan bagaimana konsumen mempertimbangkan protokol kesehatan pada tahap evaluasi terhadap berbagai alternatif pilihan sebelum keputusan konsumsi diambil. Dengan demikian, masih memungkinkan bagi para konsumen dewasa muda di Jabodetabek untuk memenuhi kebutuhan hedonis mereka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketika mengkonsumsi produk.

