Menakar Kapasitas Sosial dan Psikologis pada Komunitas saat Menghadapi Pandemi
Keywords:
kapasitas sosial, kapasitas psikologis, kualitatif, pandemiAbstract
Munculnya varian virus baru SARS-CoV-2 telah memicu kekhawatiran di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Virus ini menyebabkan terjadinya pandemi selama lebih dari satu tahun di Indonesia yang berdampak pada aktivitas warga di Kampung Lampion. Kampung Lampion dipaksa tutup hingga waktu yang tidak dapat ditentukan karena berlakunya pembatasan aktivitas, sehingga menyebabkan berkurangnya penghasilan warga. Terjadinya pandemi membuat warga Kampung Lampion diharapkan mampu untuk dapat beradaptasi baik secara fisik maupun psikis dalam menghadapi pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas sosial dan psikologis pada warga yang tinggal di Kampung Lampion saat menghadapi pandemi. Metode penelitian kualitatif dipilih dengan teknik pengambilan data menggunakan wawancara kelompok yang melibatkan 8 informan dengan kriteria: (1) berjenis kelamin perempuan, (2) berusia dewasa, dan (3) warga Kampung Lampion. Teknik analisis Miles dan Huberman digunakan dalam proses pengkajian hasil data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil wawancara kelompok dengan 8 informan warga Kampung Lampion, telah memiliki kemampuan dan pemahaman terkait tindakan yang harus dilakukan dengan cara melakukan kerjasama antar warga, upaya mitigasi kebencanaan hingga melakukan adaptasi terhadap perubahan. Kesimpulan yang terbentuk dari penelitian ini adalah terpenuhinya kemampuan serta pemahaman warga Kampung Lampion dalam aspek sosial dan psikologis dalam menghadapi masa pandemi berdasarkan karakteristik lingkungan yang dikaji dengan teori ketahanan komunitas dalam menghadapi bencana.

