Representasi Kesehatan Mental Siswa pada Masa Pandemic COVID-19

Authors

  • Sumi Lestari Fakultas Psikologi, Universitas Brawijaya
  • Purnama Miftaqhul Risqi Fakultas Psikologi, Universitas Brawijaya

Keywords:

kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, pandemi covid-19

Abstract

Ketidakpastian berakhirnya pandemic dan munculnya beberapa varian virus baru membuat masyarakat dilanda kebosanan, ketidakpastian dalam menjalani kehidupan sehari-hari serta permasalahan hidup yang berkepanjangan. Tujuan penelitian adalah mengetahui representasi kesehatan mental remaja di masa pandemi. Sampel penelitian adalah siswa SMP dan SMA yang menjalani proses belajar di masa pandemi, metode pengambilan data menggunakan kuesioner terbuka dan Mental Health Inventory. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif deskriptif kesehatan mental siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, psychological distress pada subyek mengalami kebosanan, jenuh, merasa capek, tidak nyaman, tidak dapat berkonsentrasi, mudah cemas, khawatir, merasa tidak berharga, frustasi, mencaci maki diri sendiri, berdiam diri dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, eksistensi diri menghilang, merasa tertekan dan tidak mampu melakukan aktivitas positif serta merasa pesimis menyongsong masa depan. Kedua, psychological well-being digambarkan dengan belajar menerima situasi yang ada karena banyak teman yang mengalami hal serupa, I think I can, berusaha menyenangkan hati karena dikelilingi orang baik, menikmati kondisi pandemi karena mendapat dukungan dari keluarga, belajar menerima dan berpikir positif serta menyalurkan hobi di rumah.

Downloads

Published

2026-03-05